SuaraJatim.id - Ramadhan 1445 H telah tiba. Umat Islam diwajibkan untuk menjalankan puasa sebulan penuh. Agar lancar penting untuk mengetahui jadwal imsakiyah.
Imsakiyah sebagai tanda mulai berhenti untuk mengkonsumsi makanan dan minuman. Puasa dimulai sebelum terbitnya fajar hingga matahari terbenam.
Masyarakat Kediri dan sekitarnya bisa menyimak jadwal imsakiyah untuk Rabu (13/11/2024) dikutip dari Bimas Islam Kemenag.
- Kediri
Imsak 04:11 WIB
Subuh 04:21 WIB
- Kabupaten Blitar
Imsak 04:10 WIB
Subuh 04:20 WIB
- Kabupaten Tulungagung
Imsak 04:12 WIB
Subuh 04:22 WIB
- Nganjuk
Imsak 04:12 WIB
Subuh 04:22 WIB
Untuk melihat link jadwal imsakiyah Ramadhan 2024 lengkap silakan simak di https://amp.suara.com/religi/imsakiyah?kota=14.
Tips Puasa untuk Penderita Maag
Baca Juga: Link Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024 Wilayah Malang dan Sekitarnya
Penderita maag bisa berpuasa. Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI), Dr. Dr. Sally Aman Nasution, SpPD, KKV, FINASIM, FACP menjelaskan, banyak penderita maag yang justru menjadi lebih sehat saat menjalankan ibadah puasa.
Dia menjelaskan, kondisi asam lambung yang memicu maag justru tidak berproduksi karena tidak mengonsumsi makanan.
“Banyak yang menyebutkan kalau puasa sakit maag itu jadi sehat. Jadi sebetulnya itu asam lambung kita yang harusnya terproduksi sekian, jadi berlebihan, kemudian jadi pemicu kambuhnya," ujarnya pada Rabu (6/3/2024).
Menurut Dr. Sally ada banyak faktor penyebab maag kambuh. Mulai dari kondisi stres hingga makan berlebih. "Konsumsi makanan yang salah juga bisa,” kata Dr. Sally.
Dia juga menyampaikan, kondisi maag kambuh saat berpuasa bisa karena salah makanan yang dikonsumsi saat berbuka dan sahur. Padahal, perut sudah kosong 12-14 jam tiba-tiba langsung diisi dengan banyak makanan,
Karena itu, Dr. Sally menyarankan agar menjaga konsumsi makanan saat bulan puasa. Dia juga mengingatkan agar tidak berlebihan.
“Pada sahur dan berbuka itu memang harus dijaga makanannya, kadang-kadang karena euforia, semua ingin dimakan, karbohidrat tinggi, gula tinggi, dan itu nggak baik juga buat pencernaan,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026