-
Empat doa perlindungan penting diamalkan harian untuk keselamatan.
-
Doa menjaga diri dari kejahatan, musibah, dan penyakit berbahaya.
-
Al-Falaq dan An-Nas menjadi benteng perlindungan jasmani rohani.
SuaraJatim.id - Dalam kehidupan sehari-hari, umat Muslim dianjurkan untuk senantiasa memanjatkan doa perlindungan sebagai upaya memohon keselamatan kepada Allah SWT dari berbagai cobaan dan bahaya.
Melalui doa perlindungan, seorang hamba berharap dijauhkan dari keburukan yang bisa datang kapan saja dan dalam bentuk apa saja.
Dikutip dari ulasan Baznas Jawa Barat, doa secara bahasa berasal dari kata Arab ad-du‘’ yang berarti memanggil atau memohon. Makna ini menunjukkan betapa pentingnya doa perlindungan sebagai bentuk permohonan tulus seorang hamba agar diberikan kebaikan dan keselamatan.
Dalam praktiknya, doa juga menjadi simbol ketergantungan manusia kepada Allah dalam menghadapi segala persoalan.
Menurut istilah, doa adalah ibadah berupa permohonan hamba yang dilakukan dengan penuh kerendahan hati. Islam menegaskan bahwa berdoa adalah perintah langsung dari Allah, sebagaimana firman-Nya dalam surat Gafir ayat 60: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.”
Ayat ini menegaskan anjuran untuk senantiasa membaca doa perlindungan demi mendapatkan rahmat dan pertolongan-Nya.
Berikut empat doa yang dapat diamalkan setiap hari untuk memohon perlindungan dari segala bentuk bahaya dan gangguan.
1. Doa Memohon Perlindungan dari Kejahatan Makhluk
Dibaca pagi dan petang untuk perlindungan dari segala kejahatan:
"Bismillahilladzi la yadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa la fis sama'i wa huwas sami'ul 'alim."
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang dengan nama-Nya segala sesuatu di bumi dan di langit tidak akan membahayakan…” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
2. Doa Dijauhkan dari Marabahaya dan Kesulitan
Doa yang diajarkan Rasulullah SAW agar terhindar dari penyakit dan musibah:
"Allahumma inni a'udzu bika minal barashi, wal jununi, wal judzami, wa min sayyi'il asqam."
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, kusta…” (HR. Abu Dawud)
Berita Terkait
-
Wisata Ramah Muslim Makin Diminati, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Destinasi
-
Liburan Muslim-Friendly di Bali, Ini yang Perlu Disiapkan agar Perjalanan Lebih Nyaman
-
24 Tahun Bom Bali, Kenangan dan Doa untuk 202 Korban
-
Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia
-
Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
92 Titik Panas Masih Terdeteksi di Gunung Arjuno, Bantuan Water Bombing Dikejar
-
Dugaan Money Politic Hantam Muktamar NU, Uang Rp 250 Juta Disita KPK!
-
Petaka Bakar Sampah di Probolinggo: Terjatuh, Warga Tewas Terpanggang Api Sendiri
-
Pastikan Stock BBM di Jatim, Khofifah & Emil Dardak Datangi Kementerian ESDM
-
Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji