- Jalan longsor ancam isolasi warga Wagir Lor Ponorogo.
- Warga gotong royong bangun jembatan darurat demi akses.
- Pelajar sekolah terdampak parah akibat jalan longsor.
SuaraJatim.id - Ancaman keterisolasian nyata membayangi warga Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Jalan longsor Wagir Lor yang menjadi akses utama menuju Desa Wates, Kecamatan Jenangan, sejak akhir 2023 hingga kini belum tertangani.
Kondisi tersebut membuat jalur vital warga semakin menyempit dan rawan ambruk, memicu kekhawatiran lumpuhnya aktivitas sosial dan ekonomi desa.
Kerusakan parah pada jalan longsor Wagir Lor mendorong warga mengambil langkah darurat. Pada Rabu (14/1/2026), warga melakukan warga gotong royong membangun jembatan darurat sederhana. Upaya ini dilakukan agar pejalan kaki dan pengendara roda dua masih bisa melintas, meski dengan risiko tinggi.
“Kemarin ada inisiatif dari warga semua membuat jembatan darurat untuk roda dua dan pejalan kaki,” ujar Gunarto, dikutip dari BeritaJatim.
Menurut warga, longsor telah menggerus hampir seluruh badan jalan. Dari jalur yang sebelumnya selebar beberapa meter, kini hanya tersisa tapak sekitar 20 sentimeter di bagian tengah. Jalur sempit itu sangat berbahaya, terutama saat hujan dan tanah kembali bergerak.
Jika akses ini putus total, warga harus memutar sejauh 20 kilometer untuk menuju pusat aktivitas di Kota Ponorogo.
“Kalau ini putus otomatis lumpuh total, memutar jauh sekitar 20 km kalau mau menuju kota,” tambah Gunarto.
Dampak jalan longsor Wagir Lor juga dirasakan di sektor pendidikan. Sejumlah pelajar sekolah dasar terpaksa digendong orang tua atau warga lain untuk menyeberangi jalur longsor demi tetap bisa berangkat ke sekolah. Kondisi ini terjadi sebelum jembatan darurat dibangun.
“Kemarin karena rusak itu, ya terpaksa anak-anak sekolah digendong untuk melewati jalan tersebut,” jelas Gunarto.
Meski jembatan darurat kini memungkinkan satu sepeda motor melintas, sebagian warga memilih berjalan kaki. Mereka khawatir konstruksi darurat tidak cukup kuat menahan beban, terutama saat cuaca buruk.
“Tidak berani, karena jembatannya kayak gini mendingan jalan kaki. Takut, nanti putus kan anak-anak bagaimana, sedangkan mereka harus sekolah,” kata Sirmini.
Hingga kini, longsor masih aktif dan berpotensi menghabiskan sisa badan jalan. Jika itu terjadi, akses terputus sepenuhnya dan Desa Wagir Lor terancam terisolasi. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan menangani jalan longsor Wagir Lor sebelum dampaknya semakin meluas.
“Semoga cepat diperbaiki, kasian anak-anak sekolah yang utama. Juga yang aktivitas mencari rezeki,” kata Sirmini.
Berita Terkait
-
Kenakan Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo
-
Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya
-
Benih Jagung Hibrida Dekalb DK19C Unjuk Produktivitas di Ponorogo
-
Lirik Lagu Menteri Durmagati dan Maknanya, Karya Satir Politik dari Grup Musik Ponorogo
-
KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Kota Malang, Korban Bertambah Jadi Delapan Siswa
-
Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari