-
Oknum Satpol PP Madiun diduga menipu warga hingga Rp 150 juta.
-
Kasatpol PP pastikan anggota terlibat kasus langsung diproses pecat.
-
Polisi naikkan laporan dugaan penipuan ke tahap penyidikan.
SuaraJatim.id - Kasus dugaan penipuan Satpol PP Madiun, Jawa Timur (Jatim), menyeret seorang oknum anggota berinisial HA. Kini, pelaku langsung dalam diproses pemberhentian.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Agus Purwo mengatakan, instansinya tidak memberikan toleransi terhadap anggota yang terlibat persoalan hukum.
Ia memastikan langkah tegas dilakukan terkait dugaan penipuan Satpol PP Madiun yang kini sedang ditangani aparat kepolisian.
“Namanya memang benar anggota Satpol PP dan Damkar Kota Madiun. Tetapi statusnya itu PPPK paruh waktu, bukan PNS,” ujarnya, dikutip dari BeritaJatim, Jumat (6/3/2026).
Ia menjelaskan, setelah munculnya laporan terkait dugaan penipuan Satpol PP Madiun, pihaknya segera melakukan proses internal dengan memproses pemberhentian terhadap HA. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen menjaga integritas lembaga.
“Kami sudah memproses pemberhentiannya. Kalau ada anggota melakukan pelanggaran, apalagi terkait hukum, langsung kami berhentikan,” tegasnya.
Agus mengatakan, kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh anggota tanpa pengecualian. Ia menegaskan setiap pelanggaran yang berkaitan dengan hukum maupun kedisiplinan akan langsung berujung pada pemberhentian.
“Tidak ada lagi surat teguran atau semacamnya. Kalau sudah melanggar hukum atau kedisiplinan, langsung diberhentikan,” katanya.
Sebelumnya, HA dilaporkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Madiun oleh seorang warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun berinisial SP.
Laporan itu berkaitan dengan dugaan penipuan Satpol PP Madiun yang diduga dilakukan dengan modus menjanjikan anak korban bisa diterima di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun.
Dalam aksinya, HA disebut meminta uang hingga Rp300 juta dengan alasan memiliki kuota khusus untuk masuk ke kampus tersebut. Korban kemudian menyerahkan uang muka sebesar Rp150 juta dalam dua tahap.
Namun hingga waktu yang dijanjikan berlalu, janji tersebut tidak terealisasi. Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agus Sandi Anto Prabowo membenarkan bahwa laporan terkait dugaan penipuan Satpol PP Madiun tersebut telah ditindaklanjuti dan kini sudah memasuki tahap penyidikan.
“Laporannya sudah kami proses dan saat ini statusnya sudah naik ke tahap penyidikan,” ujarnya.
Proses hukum masih terus berjalan, sementara pihak Satpol PP Kota Madiun memastikan langkah pemberhentian terhadap oknum anggota dalam kasus dugaan penipuan Satpol PP Madiun tetap diproses sesuai aturan yang berlaku.
Berita Terkait
-
Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun Pengurus Profesional: PBNU Bukan PWNU Jatim
-
Seleksi PPAN Jatim 2026 Resmi Dibuka, Pemuda Terpilih Berkesempatan Mewakili di Tingkat Nasional
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan Apa?
-
7 Wahana di Jatim Park 1 yang Seru untuk Semua Usia
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang
-
Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei
-
Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan