SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha membagikan ratusan Bendera Merah Putih kepada civitas akademika Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Pasuruan di Jalan Erlangga Selatan, Purworejo, Kota Pasuruan, minggu lalu.
Suasana berlangsung penuh semangat saat Khofifah mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu Hari Merdeka dan Halo-Halo Bandung. Lantunan lagu perjuangan menggema di lingkungan Sekolah Rakyat dan membangkitkan semangat kebangsaan.
"Karena ini sudah memasuki bulan kemerdekaan, saya rasa ini momentum tepat untuk menggelorakan semangat kemerdekaan," ujar Khofifah.
Khofifah menyampaikan, pengibaran dan pembagian Bendera Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial. Bendera Merah Putih menjadi simbol persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, maupun latar belakang sosial.
Ia menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan, pengorbanan, dan persatuan seluruh elemen bangsa. Karena itu, semangat tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar mereka memahami pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Ketika generasi muda memahami bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan yang panjang, mereka akan semakin menyadari bahwa persatuan dan kesatuan adalah modal utama untuk menjaga Indonesia tetap kuat," kata Khofifah.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, Khofifah juga mengingatkan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak lagi hanya bersifat fisik, tetapi juga hadir melalui penyebaran hoaks, ujaran kebencian, disinformasi, dan berbagai narasi provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan.
"Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus dihidupkan, bendera merah putih adalah salah satu hal yang mempersatukan kita semua dari berbagai perbedaan diantara kita semua, kita memiliki bendera yang sama," katanya.
Khofifah menambahkan, pembagian Bendera Merah Putih diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Indonesia. Dengan semangat tersebut, masyarakat didorong menjaga persatuan serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa sesuai bidangnya masing-masing.
Baca Juga: Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih
"Rasa cinta tanah air kita dapat tumbuh apabila kita bersama-sama membentangkan, mengibarkan merah putih," tegasnya.
Secara khusus, Khofifah menilai momentum ini penting bagi para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi. Melalui kegiatan tersebut, nilai perjuangan, kerja keras, disiplin, dan pantang menyerah diharapkan tertanam sejak dini sebagai bekal menghadapi masa depan.
"Kita perlu menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda, anak-anak kita yang ada di SR, ini akan mengajarkan bahwa untuk mendapatkan sebuah kemerdekaan, sesuatu yang kita inginkan itu ada perjuangan dan pengorbanan yang harus terus diupayakan," katanya.
Ia menegaskan bahwa menjaga kemerdekaan pada masa kini dapat diwujudkan dengan cara berbeda sesuai zamannya. Jika para pahlawan dahulu berjuang mengangkat senjata, generasi muda saat ini memiliki tanggung jawab mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, prestasi, inovasi, serta karakter yang kuat.
"Para siswa tidak ikut turun mengangkat senjata untuk melawan terorisme, tapi mereka harus belajar dan berusaha keras untuk meraih prestasi, berinovasi, dan tidak mudah termakan isu negatif dan provokatif," jelas Khofifah.
Khofifah berharap Bendera Merah Putih yang dibagikan kepada seluruh siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Pasuruan menjadi simbol harapan sekaligus motivasi bagi mereka untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih
-
Lepas Pramuka ke Jambore Nasional XII, Gubernur Khofifah: Pererat Persaudaraan dan Semangat Nasional
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Khofifah Dorong Pemenuhan Hak Anak sebagai Investasi Bangsa
-
Komitmen Menjaga Transparansi ke Media, Gubernur Khofifah Raih Pimred Award 2026 dari Dewan Pers RI
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas
-
Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani
-
Ruko Fotokopi di Ponorogo Rata dengan Tanah Usai Perselingkuhan Terbongkar
-
Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD
-
Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi