- Tokoh Nahdliyin Gus Lilur mengungkap dugaan politik uang ratusan miliar rupiah dalam Muktamar NU di Jombang.
- Ia melaporkan pencatutan nama Istana dan pemberian dana kepada pengurus wilayah serta anggota AHWA untuk mempengaruhi pemilihan.
- Gus Lilur meminta KPK menyelidiki aliran dana tersebut guna menjaga independensi organisasi dan nama baik Presiden.
Minta KPK Telusuri Aliran Dana
Atas berbagai dugaan tersebut, Gus Lilur meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan aparat penegak hukum melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Ia mendorong dilakukan uji digital forensik terhadap alat komunikasi pihak-pihak yang disebut berkaitan dengan dugaan transaksi, penelusuran perjalanan kendaraan towing, pemeriksaan rekaman CCTV serta dokumen pertemuan yang diduga menjadi bagian dari proses konsolidasi.
Gus Lilur juga meminta agar dugaan aliran dana senilai Rp401 miliar ditelusuri untuk mengetahui sumber dan peruntukannya.
“Kepada para kiai sepuh anggota AHWA dan pimpinan PWNU/PCNU, jika menyimpan uang dari proses Muktamar Tambakberas, segeralah kembalikan ke penyidik KPK,” ujarnya.
Ia menilai pengungkapan dugaan tersebut diperlukan untuk menjaga independensi NU sekaligus memastikan nama Presiden tidak digunakan untuk kepentingan politik praktis.
Hingga berita ini ditulis, berbagai tuduhan mengenai politik uang, penggunaan nama Istana, mobilisasi uang tunai, serta keterlibatan pihak-pihak tertentu sebagaimana disampaikan Gus Lilur masih berupa klaim yang memerlukan verifikasi dan pembuktian lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer