SuaraJatim.id - Program servis sepeda motor gratis secara serentak oleh SMK se-Jawa Timur dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Program yang dilaksanakan pada 8 Oktober 2026 tersebut melayani 9.175 unit sepeda motor masyarakat di 354 titik pelayanan SMK, melampaui target awal sebanyak 8.100 unit di 350 titik.
Piagam rekor diserahkan oleh perwakilan MURI Sri Hidayati kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026).
Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, rekor ini menjadi persembahan istimewa dari SMK di Jawa Timur, khususnya yang memiliki kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), sekaligus menunjukkan kemampuan siswa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, ini kado istimewa di Hari Jadi ke-81 Jatim. Anak-anak SMK kita membuktikan bahwa vokasi Jatim bukan hanya kompeten, tapi juga peduli dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Target terlampaui, rekor MURI pecah," kata Gubernur Khofifah usai menerima penghargaan MURI.
Gubernur Khofifah menjelaskan, jumlah sepeda motor yang mendapatkan layanan servis gratis melampaui target sebanyak 1.075 unit atau sekitar 13,3 persen. Jumlah titik pelayanan juga bertambah dari 350 menjadi 354 SMK se-Jawa Timur.
"Dalam rangka hari jadi Jatim ini kemarin Dinas Pendidikan menggelar servis motor gratis, realisasinya melebihi target sebanyak 1.075 unit atau melonjak 13,3 persen dan Jumlah sekolah yang berpartisipasi pun bertambah dari 350 menjadi 354 titik SMK se-Jawa Timur," ungkapnya.
Besarnya keterlibatan pendidikan vokasi dalam program ini juga tercermin dalam rekap kegiatan per 7 Oktober 2026. Berdasarkan pendataan tersebut, sebanyak 50.448 murid SMK Jawa Timur tercatat terlibat dalam program, bersama 336 guru pendamping dan 314 teknisi dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Dalam rekap tersebut, sebanyak 341 SMK telah mengisi data dari target awal 350 SMK. Pendataan tambahan mencatat 13 SMK lainnya sehingga jumlah keseluruhan sekolah yang tercatat mencapai 354 SMK.
Adapun jumlah sepeda motor dalam rencana layanan tercatat sebanyak 8.864 unit, ditambah 311 unit tambahan, sehingga totalnya mencapai 9.175 unit. Angka tersebut sesuai dengan jumlah kendaraan yang dilayani dalam pelaksanaan program pada 8 Oktober 2026.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Rp6,71 T
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa realisasi yang melampaui target menunjukkan tingginya kebutuhan dan minat masyarakat terhadap layanan tersebut. Capaian ini juga mencerminkan kesiapan serta semangat siswa SMK untuk memberikan pelayanan kepada warga.
Menurutnya, kegiatan ini memberi manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus menjadi kesempatan bagi siswa untuk menerapkan keterampilan yang dipelajari di sekolah. Keterlibatan guru pendamping dan teknisi DUDI turut mendukung pembelajaran melalui praktik pelayanan di lapangan.
Program tersebut sejalan dengan Nawa Bhakti Satya melalui Jatim Cerdas: Pendidikan Berdampak. Pembelajaran di SMK diharapkan memberi pengalaman nyata bagi siswa sekaligus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
"Saya merasa selain tingginya minat masyarakat untuk mendapatkan servis motor gratis juga tentu ada semangat dari anak-anak SMK kita untuk dapat memberikan pelayanan," jelasnya.
Gubernur Khofifah mengatakan capaian ini bukan sekadar soal angka. Program servis gratis ini menjadi bukti nyata link and match vokasi Jatim dengan masyarakat dan siswa SMK Teknik Sepeda Motor turun langsung, mengabdi, dan memberikan layanan gratis kepada warga di seluruh penjuru Jawa Timur dalam satu hari yang sama.
"Anak-anak turun langsung memberikan layanan servis sepeda motor, artinya anak-anak kita mampu," tegasnya.
Berita Terkait
-
Khofifah Dorong Museum Mpu Tantular Jatim lewat Kolaborasi dengan Rahmat Museum
-
TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Rp6,71 T
-
Courtesy Call dengan Konjen RI di Jeddah, Gubernur Jatim Dorong Penguatan Layanan Finansial bagi PMI
-
Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Servis Motor Gratis SMK Se-Jatim Pecahkan Rekor MURI, Lampaui Target, Capai 354 Titik Pelayanan
-
Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur
-
36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak
-
Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih
-
MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM