Mau Ambil Motor Warga, Debt Collector Dikeroyok hingga Lapor Polisi

Reza Gunadha
Mau Ambil Motor Warga, Debt Collector Dikeroyok hingga Lapor Polisi
Ilustrasi

"Ini yang melapor debt collector-nya atas tudingan penganiayaan. Kami masih selidiki kasus ini sampai terungkap kronologi sebenarnya," kata Kompol Yuwono.

Suara.com - Penagih utang alias debt collector di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dikeroyok massa setelah diduga akan mengambil paksa motor milik warga yang tengah melintas di  Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan.

Aksi pengeroyokan tersebut direkam oleh salah seorang warga dan diunggah ke media sosial Facebook.

Dalam video berdurasi sekitar sekitar 30 detik itu, tampak debt collector berkali-kali mendapat bogem mentah dari warga yang emosi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jatimnet.com—jaringan Suara.com, Sabtu (24/8/2019), orang yang dikeroyok tersebut bernama Mujib, warga Desa Alas Sumur Kulon, Kecamatan Kraksaan.

Seusai kejadian, ia kemudian melapor ke polisi karena menjadi korban penganiayaan. Ia juga melakukan visum ke Rumah Sakit Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo dan dirawat di Ruang Asoka RS setempat.

Kapolsek Kraksaan Komisaris Joko Yuwono membenarkan adanya persitiwa tersebut, dan Mujib telah melaporkan penganiayaan itu ke polisi dan sedang ditangani.

Ia juga menyebut pemilik motor yang diduga akan diambil paksa motornya langsung pergi dari lokasi dan belum ke kantor polisi.

"Ini yang melapor debt collector-nya atas tudingan penganiayaan. Kami masih selidiki kasus ini sampai terungkap kronologi sebenarnya," kata Kompol Yuwono.

Hingga berita ini diunggah, video di Facebook oleh akun bernama Yudi Alfredo Santos telah disukai seribuan warganet dan mendapat 562 komentar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS