BPCB Jatim Menduga Tumpukan Batu Bata Kuno di Situs Kumitir Adalah Talut

Hal tersebut diungkapkan Badan Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB Jatim) setelah melakukan ekskavasi tahap pertama.

Chandra Iswinarno
Minggu, 27 Oktober 2019 | 04:05 WIB
BPCB Jatim Menduga Tumpukan Batu Bata Kuno di Situs Kumitir Adalah Talut
Saat pihak BPCB melakukan eksvasi disitus batu bata kuno di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. [TIMES Indonesia]

SuaraJatim.id - Tumpukan batu bata kuno berbentuk pagar di Situs Kumitir yang ditemukan di Desa Kumitir Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto diduga merupakan talut atau dinding penahan tanah.

Hal tersebut diungkapkan Badan Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB Jatim) setelah melakukan ekskavasi tahap pertama.

Arkeolog BPCB Jatim Nugroho Harjo Lukito mengatakan, pihaknya melakukan proses evakuasi Situs Kumitir yang akan dilakukan selama 12 hari terhitung sejak 21 Oktober lalu hingga 30 Oktober mendatang.

Prose tersebut menargetkan bisa mengupas struktur batu bata yang membentang dari selatan ke utara yang diprediksi mencapai 100 meter. Meski begitu, dia mengemuakkan petugas baru bisa membuka di sepanjang 27 meter struktur bata dengan ketinggian antara 120 centimeter hingga 150 centimeter.

Baca Juga:BPCB Jatim Sebut Situs Petirtaan Jombang Terkubur Lahar Dingin Gunung Kelud

Dikatakannya, lapisan batu bata kuno yang ditemukan itu mencapai 14 lapis. Namun, hingga kini tim ekskavasi masih belum menemukan lapisan tanah asli guna menentukan ketinggian situs tersebut.

Nugroho menyebut bangunan purbakala ini mempunyai ketebalan 140 cm dengan 5 pilar penguat. Setiap bata penyusunnya mempunyai dimensi 32 x18 x 6 cm.

"Prediksi kami untuk sementara, struktur ini sebagai talut (tembok penguat tanah). Karena sisi barat tidak beraturan, tidak untuk dinampakkan sehingga diuruk tanah. Sedangkan sisi timur dibuat rapi karena untuk dinampakkan,” katanya seperti dilansir TIMESIndonesia.co.id-jaringan Suara.com pada Sabtu (26/10/2019).

Dalam ekskavasi tersebut, diproyeksikan penggalian dilakukan sepanjang 100 meter. Sehingga dengan panjang tersebut bisa menyambungkan antara titik penggalian satu dengan titik sebelumnya yang sudah nampak. Harapannya ke depan, BPCB Jatim bisa menganalisis bentuk struktur bata kuno itu.

Meski begitu, Nugroho memperkirakan talut tersebut berbentuk segi empat yang mengelilingi bangunan kepurbakalaan. Dugaan tersebut diperkuat dengan penemuan siku talut sekitar 300 meter arah barat daya dari stuktur yang sedang digali. \

Baca Juga:Situs Arca Jaladwara Bakal Diserahkan BPCB Jatim ke Pemkab Jombang

Sementara tembok bagian selatan diduga sudah rusak akibat penggalian liar tahun 2017.

Sebelumnya, situs Kumitir ini pertama kali ditemukan Muchlison dan Nurali saat menggali tanah untuk bata merah, Rabu (19/6/2019). Setelah menggali sebagian struktur kuno ini, mereka baru melapor ke BPCB Jatim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak