Mayat Dicor di Musala, Bahar Sungkem ke Ibu usai Bunuh Ayah Pakai Linggis

Agung Sandy Lesmana
Mayat Dicor di Musala, Bahar Sungkem ke Ibu usai Bunuh Ayah Pakai Linggis
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat memantau pembongkaran lantai mushalla untuk autopsi jasad korban pembunuhan yang dicor, Senin (4/11/2019). (Antara).

Bahar sempat sungkem dan meminta maaf kepada Busani karena telah membunuh sang ayah. Bahar juga mengambil uang Rp 6 juta dari tas Surono.

SuaraJatim.id - Polisi menggelar rekonstruksi kasus tewasnya Surono yang jasadnya dicor istri dan anaknya di dalam musala rumah mereka. Reka ulang kasus pembunuhan ini digelar di kediaman Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (20/11/2019) kemarin.

Dalam rekonstruksi ini, aparat Polres Jember menghadirkan Busani (47), istri korban untuk memperagakan adegan pembunuhan yang dilakukan bersama sang anak, Bahar Mario (25).

Kapolres Jember Ajun Komisaris Besar Alfian Nurrizal menjelaskan, ada sebanyak 37 adegan yang diperagakan Busani dalam rekonstruksi ini. Polisi menghadirkan orang lain untuk menggantikan peran Bahar yang tidak dihadirkan karena masih menyangkal telah menghabisi hanya ayahnya.

Alfian menjelaskan, adegan pembunuhan terhadap Surono ada pada adegan 14 dan 15. Dalam pembunuhan ini, Busani sempat menyodorkan palu kepada anaknya sebagai alat untuk membunuh Surono. Namun Bahar menolak dan memilih linggis yang ditemukan untuk menghabisi nyawa bapaknya.

“Ada 37 adegan dalam rekonstruksi ini dan adegan pembunuhan ada pada adegan 14 dan 15,” kata Alfian seperti dikutip dari Beritajatim.com, Kamis (21/11/2019).

Dari rekonstruksi ini diketahui jika Busani tak tahu bagaimana sang anak membunuh Surono. Saat itu, Busani pergi ke sungai dan baru kembali saat Surono sudah tewas dengan berlumur darah.

Bahar meminta Busani mengepel genangan darah di lantai. Sang anak lalu mandi di sungai dan membuang celana panjangnya. Bahar sempat sungkem dan meminta maaf kepada Busani karena telah membunuh sang ayah. Bahar juga mengambil uang Rp 6 juta dari tas Surono.

Setelah mengubur Surono di bagian belakang rumah, BM mengantarkan Busani ke rumah kerabat. Ia kemudian berangkat ke Bali dengan mengendarai sepeda motor sang ayah.

Diketahui, warga sempat dihebohkan dengan temuan dugaan identik jasad kerangka manusia yang terkubur dalam cor-coran semen di mushala di sebuah rumah yang terletak di Dusun Joruju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Minggu (3/11/2019).

Penemuan itu berawal dari laporan masyarakat adanya warga bernama Surono yang hilang sekitar 7 bulan lalu dan diduga korban dikuburkan dengan tidak wajar di belakang rumahnya yang kini sudah dibangun musala dengan dapur dan kamar mandi lengkap.

Tim DVI Polda Jawa Timur turun ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa temuan jasad terduga korban pembunuhan setelah membongkar lantai musala yang sudah dikeramik.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS