Makam Gus Dur Lockdown karena Wabah Virus Corona

Pebriansyah Ariefana
Makam Gus Dur Lockdown karena Wabah Virus Corona
Sejumlah peziarah makam Gus Dur di kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur pada Minggu (9/5/2019) pagi. (Sasmito Madrim)

Ribuan orang ziarah ke makam Gus Dur setiap hari.

SuaraJatim.id - Makam Gus Dur atau Abdurrahman Wahid ditutup untuk peziarah. Makam itu ada di pondok pesantren Tebuireng Jombang.

Penutupan itu sifatnya sementara. Hal itu sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona, mengingat setiap hari sebanyak dua ribu peziarah mendatangu makam tersebut.

Kepastian penutupan makam mantan presiden tersebut menyusul adanya edaran resmi yang pengurus pondok Tebuireng. Surat tersebut ditanda tangani pengasuh pondok Tebuireng Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.

Penutupan dilakukan mulai Senin 16 Maret 2020 hingga waktu yang tidak ditentukan. Dalam surat tersebut, Gus Kikin menjelaskan, penutupan makam tersebut berdasarkan keputusan rapat pengurus dan majelis keluarga Tebuireng.

Selain itu, juga sebagai tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Jatim tertanggal 13 Maret 2020 tentang penimgkatan kewaspadaan virus corona.

“Dengan adanya kebijakan tersebut, makam keluarga Tebuireng ditutup mulai 16 Marer 2020 hingga waktu yang tidak ditentukan. Atas nama keluarga, kami mohon maaf,” kata Gus Kikin.

Sekolah di Surabaya libur 5 hari Selain pendidikan di jenjang TK-PAUD, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan ternyata juga turut meliburkan siswa SD-SMP di Kota Pahlawan. Hal itu terungkap melalui surat bernomor 420/5591/436.7.1/2020 yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo.

Dalam surat itu, Supomo menyebut jika langkah meliburkan siswa diambil bukan karena penyebaran Virus Corona.

“Dalam rangka mempersiapkan siswa didik agar lebih fokus mengikuti ujian sekolah,” katanya. Para siswa SD-SMP di Surabaya diliburkan mulai tanggal 16-21 Maret 2020.

“Para orang tua dan wali murid diimbau untuk memantau dan mengawasi putra/putrinya,” tambah Supomo.

Di lain sisi , terkait penyelenggaraan Ujian Sekolah, Supomo memastikan akan ada pengaturan jadwal lebih lanjut.

“Guru dan tenaga pendidikan tetap masuk seperti biasa."

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS