Waspada! Surabaya Selatan Zona Merah Virus Corona

Di sana ada 58 orang positif virus corona.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 13 April 2020 | 16:57 WIB
Waspada! Surabaya Selatan Zona Merah Virus Corona
Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini memimpin langsung penyemprotan disinfeksi di Kampung Kebangsren Kota Surabaya. [Dok. Humas Pemkot Surabaya]

SuaraJatim.id - Kawasan Kota Surabaya bagian selatan di Jawa Timur masuk zona merah sebaran virus corona atau COVID-19. Di sana ada 58 orang positif virus corona.

Diketahui dari laman lawancovid-19.surabaya.go.id pada Minggu (12/4/2020), jumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Surabaya mencapai 180 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 502 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) 1.360 orang.

"Kami tidak tahu kenapa kawasan tersebut masuk zona merah. Kami sudah berupaya untuk mengantisiapsinya," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara di Surabaya, Senin (13/4/2020).

Dari jumlah tersebut warga terpapar COVID-19 paling banyak berada di Surabaya bagian selatan dengan perincian terkonfirmasi positif sebanyak 58 orang, 142 PDP dan 425 ODP. Sedangkan Kelurahan Prada Kendali, Kecamatan Dukuh Pakis merupakan kelurahan dengan jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 paling banyak atau mencapai 8 orang.

Baca Juga:Pasien Positif Virus Corona di Aceh Sembuh

Mendapati hal itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya akan melakukan upaya khusus di kawasan yang masuk zona merah tersebut. Salah satunya memaksimalkan pembagian masker, penyemprotan disinfektan dan social distancing atau jaga jarak fisik.

"Tiap hari kita terus melakukan imbauan kepada masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Bahkan aparat tidak segan membubarkan warga yang berkerumun," katanya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, Wali Kota Surabaya juga sudah mengeluarkan surat edaran terkait protokol kesehatan maupun mobilitas penduduk ke tingkat RT dan RW.

Selain itu, lanjut dia, jika ada warga yang ternyata baru datang dari luar kota, atau luar negeri maka dipastikan untuk tidak keluar rumah selama masa inkubasi 14 hari. Semua itu dilakukan agar masyarakat yang dari bepergian maupun warga yang tinggal di wilayah tersebut tetap aman. (Antara)

Baca Juga:Innalillahi Kabar Duka dari Jubir COVID-19, 399 Pasien Corona RI Meninggal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini