Badan Antariksa LAPAN Ungkap Fakta Meteor Jatuh di Surabaya

Pebriansyah Ariefana
Badan Antariksa LAPAN Ungkap Fakta Meteor Jatuh di Surabaya
Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Apakah video yang beredar itu benar?

SuaraJatim.id - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau LAPAN mengungkap fakta meteor jatuh di Surabaya. Itu menyusul ada kabar meteor jatuh di Surabaya, Jawa Timur.

Berdasarkan penelusuran fakta oleh Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin memastikan, video yang beredar di media sosial tersebut merupakan video editan.

"Itu sudah dimodifikasi itu, itu editan. Karena saya sudah dapat informasi bahwa itu ada versi bahasa Inggris-nya," kata Thomas.

Kabar tersebut ramai diperbincangkan di media sosial twitter dalam bentuk video meteor jatuh. Dalam video tersebut disebut kejadian direkam di Sidosermo, Surabaya.

"Ya Allah Sidosermo Surabaya ya Allah.. Subhanal quddus.. Subhanal quddus.. Subhanal quddus.. Rabbanal quddus.. La ilaha illallah Muhammadar rasulullah," demikian suara yang terdengar dalam video tersebut.

Thomas menjelaskan video tersebut juga telah diedit ke beberapa versi dengan narasi yang berbeda.

“Benda yang terlihat pada video itu bukan meteor, melainkan sampah antariksa yang jatuh ke bumi,” jelas Thomas Djamaludin.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS