Wagub Jatim Minta Waspada Batuk dan Pilek Tanda Positif Virus Corona

Dia bicara itu berdasarkan sebuah hasil survei.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 14 Mei 2020 | 18:04 WIB
Wagub Jatim Minta Waspada Batuk dan Pilek Tanda Positif Virus Corona
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat ditemui awak media di Kantor Bakorwil III Malang, Sabtu (2/5/2020). (Suara.com/Aziz)

SuaraJatim.id - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak minta rakyatnya mewaspadai batuk dan pilek sebagai penyakit awal positif virus corona. Dia bicara itu berdasarkan sebuah hasil survei.

Emil menjelaskan, Dari 785 survei yang terisi hasilnya menunjukkan 52,1 persen mengalami gejala batuk dan 35,1 persen mengalami pilek. Lalu 26,2 persen mengalami gejala demam di atas 38 derajat celsius.

Sedangkan gejala sesak napas yang umumnya menjadi indikasi utama covid-19 berkontribusi 24,7 persen atau berada di peringkat keempat.

“Nah, inilah makanya kita harus benar-benar menerapkan kewaspadaan setinggi mungkin, karena ini yang berbicara adalah fakta angka bahwa hanya 24,7 persen yang sampai ke tahap sesak napas. Padahal kata kunci dari Covid-19 yang kita ketahui bersama adalah mengalami kesulitan bernafas,” kata Emil Dardak di Surabaya, Kamis (14/5/2020).

Baca Juga:Pekerja 45 Tahun Wajib ke Kantor: Saya Pasrah Kena Virus Corona

Lebih lanjut Emil Dardak menyampaikan, tingkat kewaspadaan untuk menjaga diri dan lingkungan saat ini menjadi penting. Karena menurutnya, kasus yang terkonfirmasi Covid-19 di Jatim bermula dari gejala yang biasanya dianggap sepele.

Sehingga, orang akan abai terhadap gejala tersebut, di mana gejala tersebut menduduki peringkat teratas sebagai gejala awal seseorang terindikasi Covid-19.

“Bahkan dari kasus positif yang disurvei, hanya 50 persen yang mengalami gejala batuk. Jadi, akan banyak orang-orang yang dites positif, tapi merasa dirinya baik-baik saja,” ujar Emil Dardak.

Wagub Jatim yang pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek ini menjelaskan, dari pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, banyak di antaranya tidak merasakan keluhan berarti. Mereka tetap beraktivitas seperti biasa.

Dari fakta yang disampaikan menunjukkan bahwa masih banyak dari mereka yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 bukan karena mereka tampak sakit kemudian memeriksakan diri. Tetapi, keberadaannya karena teridentifikasi lalu dilakukan rapid test.

Baca Juga:Ridwan Kamil Sebar Meme Corona, Publik: Pemerintah Pusat Bikin Bingung ya?

“Jadi, bukan karena mereka dalam keadaan sakit mereka datang, tapi karena mereka teridentifikasi dan kemudian mereka ditest,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini