alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Aplikasi Super Ajak Masyarakat Berdonasi Bagi PKL Terdampak Covid-19

Bangun Santoso Senin, 18 Mei 2020 | 11:56 WIB

Aplikasi Super Ajak Masyarakat Berdonasi Bagi PKL Terdampak Covid-19
Salah satu toko kelontong yang bekerjasama dengan Aplikasi Super. (Foto istimewa)

Aplikasi Super mengajak masyarakat untuk ikut membantu mereka yang membutuhkan melalui www.sembakountuksedulur.com

Aplikasi Super sudah diluncurkan sejak Januari 2019. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan bergabung di Aplikasi Super.

Yang pertama yaitu harga yang terjangkau sehingga toko kelontong bisa menjual kembali dengan keuntungan yang lebih besar.

Keuntungan lainnya yaitu kemudahan untuk kulakan. Melalui aplikasi ini, pemilik toko kelontong tidak perlu menghubungi banyak sales atau repot pergi ke grosir untuk kulakan barang.

"Pemilik toko kelontong bisa berbelanja berbagai macam barang kebutuhan pokok dan barang digital cukup melalui satu aplikasi," jelas Aimi.

Baca Juga: Salat Id Boleh Digelar di Surabaya, Khofifah: Hanya untuk Masjid Al Akbar

Yang terakhir, Kurir Super akan mengirimkan barang pesanan toko kelontong ke lokasi pengiriman yang ditentukan dalam jangka waktu sehari setelah tanggal pemesanan. Pengiriman juga tidak dikenakan ongkos kirim alias gratis.

Saat ini sudah ada 5.000 agen dan toko kelontong yang sudah terdaftar dan 250 toko yang tergabung menjadi Super Center. Dan pada akhir tahun ini ditargetkan ada 10.000 toko kelontong dan agen yang menggunakan aplikasi super dan 2.000 toko yang tergabung menjadi Super Center.

Super Center merupakan program dari aplikasi Super untuk memajukan toko kelontong dengan digitalisasi toko kelontong dan 3P (Pelatihan, Pendapatan tambahan, dan Promosi) serta menjadi titik point feeder untuk agen Super. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk menjadi mitra Super atau Super Center. Di antaranya yaitu dengan melihat jumlah transaksi pembelian di aplikasi Super, banyaknya pelanggan, lokasi toko dan pemilik toko yang kooperatif.

Kontributor : Achmad Ali

Baca Juga: Surabaya Akan Gelar Rapid Test Virus Corona Massal, Kapan?

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait