Mengaku Habib dan Tipu Warga, Keluarga Habib Sholeh Tanggul Maafkan Pelaku

Rizki Nurmansyah
Mengaku Habib dan Tipu Warga, Keluarga Habib Sholeh Tanggul Maafkan Pelaku
(Kiri) Abdul Aziz warga Kencong, Kabupaten Jember, yang mengaku sebagai keturunan Habib Sholeh Tanggul, menunjukkan surat pernyataan di dampingi polisi dan keluarga Habib Sholeh, di Mapolsek Kencong, Kamis (20/6/2020). [Dok. Suara Indonesia]

Habib Sholeh Tanggul dikenal sebagai waliyullah yang doanya selalu terkabul.

SuaraJatim.id - Keluarga besar Habib Sholeh Tanggul memaafkan pelaku Abdul Aziz yang telah mencemarkan dan menipu warga dengan mengaku sebagai keturunan Habib Sholeh Tanggul.

Diketahui, Abdul Aziz merupakan habib palsu asal Dusun Ponjen Kidul, Kampung Baru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dalam aksinya pelaku memakai nama Habib Ahmad bin Abdullah bin Sholeh, dan berdalih masih keluarga besar Habib Sholeh Tanggul.

Modus yang dilakukan pelaku Abdul Aziz tak lain untuk mengelabui warga dengan meminta sejumlah uang.

Bila tak dituruti permintaannya, habib palsu tersebut mengancam akan mendoakan calon korban penipuannya itu.

Kedok Terbongkar

Awal kedok Abdul Aziz terbongkar saat ia mendatangi rumah warga bernama Fauzi, salah seorang murid Habib Abdullah Bin Ahmad.

Fauzi pun curiga dengan gerak-gerik orang yang memiliki perawakan sopan itu dengan maksud menanyakan zakat, yang dikeluarkan oleh salah seorang warga kaya raya di daerahnya.

"Saya curiga, saya foto karena benar menuju ke rumah orang kaya bernama H. Ahmad warga Grenden Puger," kata Fuazi dilansir dari Suara Indonesia—jaringan Suara.com—Kamis (21/5/2020).

"Karena saya tidak percaya, saya kontak guru saya Habib Abdullah dengan mengirim gambarnya. Benar saja, dia bukan keluarga besar Habib Sholeh," tegasnya.

Dari peristiwa itulah, keluarga besar Habib Sholeh Tanggul mencari oknum tersebut dan mendapatinya.

Setelahnya, habib palsu itu pun digiring dan diamankan ke Mapolsek Kencong guna dimintai keterangan.

Abdul Aziz, warga Dusun Ponjen Kidul, Kampung Baru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pria yang mengaku sebagai habib saat diamankan di Polsek Kencong Jembser, Kamis (21/05/2020)
Abdul Aziz, warga Dusun Ponjen Kidul, Kampung Baru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pria yang mengaku sebagai habib saat diamankan di Polsek Kencong Jembser, Kamis (21/05/2020)

Delapan Bulan

Dalam pengakuannya di depan petugas kepolisian dan keluarga Habib Sholeh Tanggul, Abdul Aziz mengaku telah melakukan penipuan dan kasus pencemaran nama baik ini selama delapan bulan.

"Saya sudah melakukan ini sekitar 8 bulan dan memakai nama keluarga Habib Ahmad Bin Abdullah Bin Sholeh Tanggul," ujar Abdul Aziz.

"Saya doakan yang tidak baik, kualat dan akan ditimpa bencana (bila tidak diberi imbalan)," ungkapnya.

Maafkan Pelaku

Meski telah mencemarkan nama kebesaran Habib Sholeh Tanggul, pihak keluarga tetap memaafkan pelaku.

Hal itu sebagaimana disampaikan Habib Ja'far bin Abdullah, mewakili keluarga Habib Sholeh Tanggul.

"Kita maafkan dengan menandatangani surat pernyataan di depan polisi agar tak mengulangi lagi," ungkapnya.

Andai nanti mengulagi lagi, kata Habib Ja'far, pihaknya akan meneruskan laporan itu dan diproses hukum.

"Kalau mengulangi lagi, biar ditangkap sama polisi. Sudah ada perjanjian dan surat pernyataan bermaterai," sebutnya.

"Kegiatan itu sudah berlangsung lama. Tetapi, kita diamkan. Kok tambah lama mengarah ke pencemaran dan penipuan," ungkapnya.

Teliti Nasab

Habib Ja'far pun berharap masyarakat bisa lebih cerdas dan meneliti secara lebih detail, agar terhindar dari kasus penipuan seperti yang dilakukan sang habib palsu Abdul Aziz tersebut.

"Jangan tertipu oleh penampilan dan wajah. Andai ada lagi, tanyakan dia nasab (silsilah keluarga—red) dari mana. Kemudian, klarifikasi silsilahnya dari mana, tanya ke warga terdekat baru bisa dipercaya," pintanya.

Di sisi lain, Habib Ja'far juga meminta kepada masyarakat untuk tidak takut melapor ke pihak kepolisian apabila merasa dirugikan dengan oknum yang mengatasnamakan keluarga Habib Sholeh Tanggul.

"Keluarga dan turunan Habib Sholeh tidak ada yang seperti itu. Silakan laporkan ke kami atau teruskan ke polisi," tandasnya.

Sementara Kapolsek Kencong, melalui Aiptu Iwan Iswahyudi selaku Kanit Reskrim membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, pihak kepolisian sudah mengatensi apa yang menjadi keberatan keluarga besar Habib Sholeh Tanggul.

"Namun, pelaku dimaafkan dengan syarat tidak mengulangi lagi dengan surat pernyatan," pungkasnya singkat.

Keluarga besar Habib Sholeh Tanggul, saat menggiring pelaku yang mengaku sebagai habib,ke Polsek Kencong, Kamis (21/05/2020).
Keluarga besar Habib Sholeh Tanggul, saat menggiring pelaku yang mengaku sebagai habib,ke Polsek Kencong, Kamis (21/05/2020).

Sekilas Habib Sholeh Tanggul

Dikutip dari Wong Jember, Habib Sholeh Tanggul, atau nama lengkapnya adalah Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid, anak dari pasangan Al Habib Muhsin Al Hamid dan Aisyah.

Habib Sholeh Tanggul lahir di Desa Qorbah Ba Karman, Hadramaut, Yaman pada 17 Jumadul Ula 1313 Hijriah, bertepatan tahun 1895 Masehi.

Habib Sholeh Tanggul dikenal sebagai waliyullah yang doanya selalu terkabul.

Habib Sholeh Tanggul wafat pada 7 Syawal 1396 Hijriah (1976 Masehi) dan meninggalkan 6 putra-putri, yakni Habib Abdullah (alm), Habib Muhammad (alm), Syarifah Nur (alm), Syarifah Fatimah, Habib Ali (alm) dan Syarifah Khadijah.

Jenazah Habib Sholeh Tanggul dimakamkan di komplek pemakaman Selatan PJKA, Tanggul, Jember, Jatim, di mana makamnya kerap menjadi salah satu destinasi wisata religi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS