Jadi Zona Merah COVID-19, Wali Kota Surabaya Risma Ubah Cara Tracing

Melakukan penelusuran dan penanganan kasus yang masif.

Pebriansyah Ariefana | Stephanus Aranditio
Selasa, 23 Juni 2020 | 11:22 WIB
Jadi Zona Merah COVID-19, Wali Kota Surabaya Risma Ubah Cara Tracing
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Dok. Humas Pemkot Surabaya)

SuaraJatim.id - Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini menyebut tren kasus pasien positif virus corona covid-19 di Kota Pahlawan mulai menurun karena pemerintah kota sudah melakukan penelusuran dan penanganan kasus yang masif.

Risma menjelaskan pihaknya sudah mengubah konsep penelusuran kasus atau tracing dari lingkup kampung atau wilayah menuju ke lingkup yang lebih kecil lagi yakni komunitas seperti komunitas pasar, guru, industri, mall, hotel, dan sebagainya.

Jika satu dari anggota komunitas itu terdeteksi positif maka seluruh anggota komunitas akan diisolasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kita lakukan rapid massal dengan menindaklanjuti hasil positif yang kita dapatkan, itu berjalan terus, begitu ada positif satu maka lingkungannya kita kunci untuk lakukan rapid," kata Risma dalam diskusi virtual yang disiarkan BNPB, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Baca Juga:Media Asing Sebut Indonesia akan Jadi Episentrum Baru Virus Corona

Risma menyebut rapid test massal ini akna dilakukan terhadap seluruh anggota komunitas baik ber-KTP Surabaya atau pun non-Surabaya.

"Semuanya memang bukan warga Surabaya tapi tetap kita lakukan supaya kita tahu tracingnya itu mereka ada di mana," tegasnya.

Dia mengakui Pemkot Surabaya memang tidak menyiapkan jaminan pembiayaan bagi warga non-Surabaya, tetapi mereka telah menyiapkan ratusan tempat tidur di Rumah Sakit Lapangan untuk isolasi warga non-Surabaya yang terinfeksi corona.

"Sebetulnya untuk yang rumah sakit lapangan itu memang kita siapkan untuk warga yang bukan Surabaya, karena kalau warga Surabaya itu kami bisa biayai dengan APBD," pungkas Risma.

Untuk diketahui, berdasarakan peta sebaran pasien Covid-19 di web lawancovid-19.surabaya.go.id, total pasien positif COVID-19 di Surabaya hingga Senin (22/6/2020) mencapai 4.628 orang. Rinciannya antara lain 4.530 orang dari Surabaya dan 98 orang dari luar Surabaya hingga 21 Juni 2020.

Baca Juga:Wabah Virus Corona, Pemkot Serang Banten Bagi-bagi 1.000 Kondom Gratis

Total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dalam perawatan sebanyak 2.678 orang.

Pasien sembuh dari Corona COVID-19 di Surabaya bertambah menjadi 1.565 orang dan dari luar Surabaya sebanyak 30 orang.

Pasien meninggal karena Corona COVID-19 bertambah menjadi sebanyak 349 orang dan dari luar Surabaya sebanyak enam orang.

Kemudian, total pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 4.355 orang. Dari jumlah tersebut, PDP dalam pengawasan sebanyak 2.599 orang dan PDP sembuh mencapai 1.753 orang. PDP meninggal ada 3 orang.

Selain itu, total kumulatif ODP mencapai 4.243 orang. Rinciannya ODP dipantau sebanyak 465 orang dan ODP selesai dipantau ada 3.778 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak