facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pelaku Ngaku Fans, Nebeng Truk dari Cikarang hingga Awasi Rumah Via Vallen

Agung Sandy Lesmana Selasa, 30 Juni 2020 | 19:43 WIB

Pelaku Ngaku Fans, Nebeng Truk dari Cikarang hingga Awasi Rumah Via Vallen
Mobil Via Vallen yang dibakar di samping rumahnya [Instagram: Via Vallen]

"Jadi dia ngaku-nya dari Cikarang Jawa Barat menuju Surabaya dengan menumpang truk. Untuk sampai ke Surabaya, dia harus berpindah-pindah truk," kata dia.

SuaraJatim.id - Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji menjelaskan kronologi terkait aksi pembakaran mobil Toyota Alphard milik penyanyi dangdut Via Vallen yang dilakukan seorang pria bernama Pije (40).

Dar hasil interogasu, kata Sumardji, pelau mengaku sebagai anggota Vyanisty, penggemar atau fans Via Vallen. Namun, polisi tak langsung saja percaya dengan pengakuan dari pria tersebut.

"Dia itu ngakunya fans berat Via Vallen. Tapi semuanya masih belum jelas karena ngomongan masih ngelantur," kata Sumardji, Selasa (30/6/2020).

Kapolres menceritakan, polisi menemukan fakta baru terkait aksi pelaku pembakaran mobil berpelat nomor W 1 VV tersebut. Kepada polisi, Pije mengaku berangkat dari Cikarang menuju kediaman Via Vallen dengan menebeng truk.

Baca Juga: Bikin Sendiri, Pengakuan Pije Bawa Jenglot saat Bakar Mobil Via Vallen

"Jadi dia ngaku-nya dari Cikarang Jawa Barat menuju Surabaya dengan menumpang truk. Untuk sampai ke Surabaya, dia harus berpindah-pindah truk," bebernya.

Sesampainya di Surabaya, Pije kemudian menuju Terminal Purabaya. Di situlah Pije menanyakan alamat rumah pelantun lagu "Sayang" tersebut.

"Jadi dia tahu rumah Via Vallen setelah dia menanyakan ke orang yang ada di Terminal Purabaya," kata dia. 

Sumardji juga mengatakan, pelaku bahkan sudah beberapa hari berada di sekitar Desa Kalitengah untuk bisa memantau rumah Via Vallen. Namun, sejauh ini, polisi belum mengetahui motif di balik aksi pelaku membakar kendaraan milik penyanyi dangdut tersebut.

"Kalau dendam pengakuannya tidak ada. Tapi kita akan dalami lagi. Karena di tembok rumah Via ada ancaman yang ditulis," katanya.

Baca Juga: Ini Kronologis Lengkap Pembakaran Mobil Via Vallen di Tanggulangin

Untuk itu, kata Sumardji, penyidik masih menunggu terduga pelaku kembali normal. Selanjutnya akan dilakukan lagi pemeriksaan termasuk kejiwaannya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait