Klinik Elshadai Kediri Ditutup, Jadi Pusat Penularan Virus Corona

Sebelumnya penularan corona itu karena ada acara pemberkatan seorang pendeta dari Jakarta di klinik itu.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 16 Juli 2020 | 13:57 WIB
Klinik Elshadai Kediri Ditutup, Jadi Pusat Penularan Virus Corona
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Fauzan Adima. (Suara.com/Usman)

SuaraJatim.id - Pemerintah Kota Kediri menutup Klinik Elshadai karena menjadi pusat penularan corona di sana. Sebelumnya penularan corona itu karena ada acara pemberkatan seorang pendeta dari Jakarta di klinik itu.

Klinik yang beralamat di Kelurahan Kaliombo Kota Kediri ditutup sementara. Klaster itu terbentuk bukan karena pihak klinik merawat pasien Covid-19, melainkan karena pihak klinik melangsungkan ibadah persekutuan doa pada 19 Juni 2020 lalu. Terkini ada 24 jemaat yang dinyatakan positif Covid-19.

"Untuk persekutuan doa sampai sekarang masih dilakukan penelusuran terus, tracing terus, dan total saat ini sudah 24 jemaat yang positif," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Fauzan Adima, Kamis (16/7/2020).

Menurut Fauzan, setelah kasus klaster persekutuan doa di Klinik Elshadai mencuat pihaknya langsung menjatuhkan sanksi. Yakni berupa penutupan sementara atas klinik tersebut, dan kini sanksinya akan diperpanjang.

Baca Juga:Bentangkan Spanduk di Atas JPO: Tak Becus Urus Virus Malah Kebut Omnibus!

"Kliniknya sudah kita sanksi berupa penutupan sementara, sudah kami perpanjang dua kali. Ini (sanksi penutupan sementara pertama) sampai tanggal 16 (Juli), nanti kami akan perpanjang lagi 14 hari kemudian," paparnya.

Karena ditutup sementara, lanjut Fauzan, seluruh pasien yang sebelumnya terdaftar di Klinik Elshadai dipindah ke klinik lainnya. Keputusan ini diambil untuk mencegah penularan Covid-19 ke para pasien tersebut.

"Pasien-pasien yang terdaftar di Klinik Elshadai sesuai dengan kesepakatan dengan BPJS (Kesehatan) akan dialihkan ke Klinik Sinar Medika," jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kota Kediri ini.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Kota Kediri berstatus positif Covid-19 setelah mengikuti ibadah persekutuan doa di Klinik Elshadai. Mereka diduga tertular Covid-19 dari pendeta asal Jakarta yang turut menghadiri prosesi.

Pemkot Kediri tak mengetahui alasan pengelola Klinik Elshadai menggelar persekutuan doa. Apalagi prosesi persekutuan doa itu tidak memperhatikan protokol kesehatan, sehingga kini menjadi klaster baru di Kota Kediri.

Baca Juga:Kaitan Golongan Darah dengan Kerentanan Terkena Covid-19, Simak Kata Ahli!

Kontributor : Usman Hadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini