Tolak Pemakaman Covid-19, Peti Mati Diinjak hingga Ambulans Dilempari Warga

Pihak keluarga tak terima jenazah dimakamkan sesuai protokol Covid-19, mereka membuka peti mati, merusaknya hingga menyerang ambulans rumah sakit

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Senin, 05 Oktober 2020 | 20:23 WIB
Tolak Pemakaman Covid-19, Peti Mati Diinjak hingga Ambulans Dilempari Warga
Ilustrasi ambulans.[Unsplash/Victor Amenze]

SuaraJatim.id - Beredar video aksi pelemparan batu terhadap ambulans yang membawa pasien reaktif covid-19 di Probolinggo, Jawa Timur. Pihak keluarga tak terima anggota keluarga mereka dimakamkan memakai protokol Covid-19.

Ambulans yang membawa pulang jenazah berinisial M itu menjadi sasaran amukan warga.

Kejadian tersebut terjadi di Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo pada Minggu (4/10/2020).

Camat Pakuniran, Hari Pribadi menjelaskan, pihak keluarga tak terima jenazah keluarga mereka akan dimakamkan sesuai protokol Covid-19.

Baca Juga:Warga Buka Paksa Peti Mati Pasien Covid-19, Dinkes: Ada Provokator

Pasien sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Rizani dan menunjukkan hasil rapid test reaktif. Namun, pasien meninggal dunia sebelum hasil tes swab keluar.

"Sebelum dibawa ke RS pasien sudah sakit lama dan dirawat di rumah. Kemudian dibawa ke RS dan hasil rapid test reaktif," kata Hari dikutip dari Jatimnet.com -- jaringan Suara.com, Senin (5/10/2020).

Sementara itu, Kapolsek Pakuniran Iptu Haby Sutoko mengatakan, sebelum jenazah dibawa pulang, pihak keluarga telah sepakat untuk melakukan pemakaman sesuai protokol Covid-19.

Dua anggota keluarga juga ikut memandikan jenazah di rumah duka dengan menggunakan APD.

Usai dimandikan, jenazah dibawa ke rumah duka dengan menggunakan ambulans dan dikawal petugas kepolisian.

Baca Juga:Viral Video Pembukaan Peti Mati, Jenazah Masih Pakai Kaus dan Popok

"Sampai di rumah duka, jenazah semestinya disalati di luar musala, tapi ditolak pihak keluarga yang ikut mengantarkan jenazah sejak di rumah sakit," tutur Haby.

Pihak keluarga memaksa memasukkan peti jenazah ke dalam musala. Kemudian, mereka juga membuka peti tersebut dan mengeluarkan jenazah.

"Pihak keluarga membuka peti jenazah dan mulai memprovokasi takziah," ucapnya.

Warga yang terprovokasi meradang hingga melakukan penyerangan terhadap petugas rumah sakit.

Mereka melempar peti jenazah keluar dari musala kemudian menginjak-injak peti tersebut.

Ambulans pembawa jenazah juga dilempari batu oleh warga yang marah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak