alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mayat di Bekas Galian Gresik Ternyata Bocah, Posisi Terikat Tali Tampar

Muhammad Taufiq Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:12 WIB

Mayat di Bekas Galian Gresik Ternyata Bocah, Posisi Terikat Tali Tampar
Ilustrasi mayat. (BeritaJatim)

"Wajahnya hitam melepuh, sedangkan sekujur badannya kaku berwarna putih pucat," terang Kanitreskrim.

SuaraJatim.id - Polisi masih menyelidiki identitas mayat yang ditemukan di bekas galian yang berada di dekat Bukit Jamur, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik (30/10/2020) tadi malam. Mayat tersebut ternyata seorang bocah kisaran berumur 13 hingga 15 tahun.

Saat di TKP, bocah tersebut dalam kondisi terikat tali tampar dan kakinya terikat celana kain. Selain itu petugas juga menemukan kantong plastik berisi kopyah dan sarung. Hingga kini belum diketahui mayat tersebut apakah korban dari pembunuhan atau tidak.

Kanitreskrim Polsek Bungah Aipda Dwi Rahmanto mengatakan, meninggalnya korban diperkirakan sudah 5 hari. Hal itu diketahui karena kondisi jenazah sudah berunah warna.

"Wajahnya hitam melepuh, sedangkan sekujur badannya kaku berwarna putih pucat," teranganya, Sabtu (31/10/2020) saat dihubungi melalui selulernya.

Perlu diketahui korban pertama kali ditemukan oleh dua orang santri Darul Islam Tegal Joyo, Dusun Karangpoh, Kecamatan Bungah bernama Nur Amin (15) dan Solahudin Ahmad (16) sekitar pukul 16.00 Wib. Temuan tersebut kemudian di laporkan ke warga setempat dan diteruskan ke petugas.

Sementara itu Kapolsek Bungah, AKP Sujiran mengatakan masih mencari informasi lebih dalam. Ia juga menduga bahwa korban telah dibunuh. Sebab saat ditemukan kedua tangan mayat dalam kondisi terikat di punggung belakang.

"Ditambah saat ditemukan pertama kali korban dalam kondisi mengapung dan tengkurap," katanya.

Selain itu, Sujiran juga menuturkan korban hanya mengenakan baju koko saja. Kondisi badan korban kaku, berwarna putih pucat. Sedangkan wajahnya melepuh.

"Kita masih coba ungkap identitas korban untuk ungkap pelaku dan dan motifnya," ujarnya.

Kontributor : Amin Alamsyah

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait