alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Laporkan Oknum Polres Gresik Dugaan Kasus Penggelapan Mobil

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 26 Februari 2021 | 12:45 WIB

Warga Laporkan Oknum Polres Gresik Dugaan Kasus Penggelapan Mobil
Korban menunjukkan surat pelaporan terhadap oknum anggota Polres Gresik akibat kasus dugaan penggelapan mobil. [Foto: Suara.com/Amin Alamsyah]

Korban mengaku rugi ratusan juta rupiah akibat kasus dugaan penggelapan mobil oleh oknum anggota Polres Gresik tersebut.

SuaraJatim.id - Oknum anggota Polres Gresik berinisial Brigadir N dilaporkan dugaan penggelapan mobil. Pelapor atau korban, Aunur Rahim warga Pongangan, Gresik.

Rahim menceritakan, kasus penggelapan itu bermula saat terlapor berinisial N itu menyewa mobil miliknya sejak 15 Februari 2021. Korban tidak menaruh rasa curiga, lantaran memang pelanggan sewa mobilnya. 


"Tidak terbesit sama sekali dia membawa kabur atau apa. Karena memang biasa sewa di tempat saya," kata Rahim, Jum'at (27/2/2021). 

Ia mulai curiga saat terlapor tak kunjung mengembalikan mobil sewaan tersebut sesuai batas waktu uang dijanjikan.

Baca Juga: Pasutri di Banyuwangi Kompak Gelapkan Mobil Sewaan

"Mobil saya jenis Toyota Avanza bernopol W 1248 AF. Dibawa sejak 15 Februari lalu," imbuhnya. 


Belum lama ini, lanjut dia, terlapor sempat menghubunginya dan berjanji akan segera mengembalikan mobil tersebut. Namun, saat mendatangi rumah korban atau pelapor, inisial N itu mengaku telah menggadaikan mobil dengan nominal Rp 20 juta dan berjanji akan menebusnya.

Kekinian, terlapor tak lagi bisa dihubungi.

"Setelah saya tunggu ternyata tidak ada kabar juga. Bahkan nomor (telepon) pelaku malah dimatikan. Tidak bisa dihubungi," tuturnya. 


Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materi sebesar Rp 115 juta dan biaya sewa sekitar Rp2,8 juta. Korban terpaksa melaporkan kasus tersebut ke Polres Gresik. 

Baca Juga: Viral Chat WA Penipuan Berkedok Bantuan Jual Nama Bupati Yani Gresik

"Saya harap kasus ini ditangani cepat, karena saya mengalami kerugian. Mobil yang untuk bekerja malah digadaikan," bebernya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait