alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Astaga! Dua Keluarga di Jember Tinggal Serumah Positif Covid-19, Satu Meninggal

Muhammad Taufiq Kamis, 01 Juli 2021 | 16:27 WIB

Astaga! Dua Keluarga di Jember Tinggal Serumah Positif Covid-19, Satu Meninggal
Penyemprotan disinfektan di Jember Jawa Timur [Foto: Beritajatim]

Informasi ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jember Alfi Yudisianto.

SuaraJatim.id - Informasi ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jember Alfi Yudisianto. Ada dua keluarga berjumlah 14 orang positif Covid-19.

Mereka ini selama ini tinggal satu rumah di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka terkonfirmasi positif Covid-19 dan seorang di antaranya meninggal dunia. Kasus ini menjadi perhatian Satgas Covid-19 di Jember.

"Kok beberapa anggota keluarga keluhannya mirip. Akhirnya mereka berinisiatif memeriksakan diri ke puskesmas. Jadi ada kesadaran," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Kamis (01/07/2021).

Dari hasil pemeriksaan tersebut, salah satu anggota keluarga itu terkonfirmasi positif. Akhirnya seluruh penghuni rumah diperiksa. "Banyak yang positif, dan ada yang dirujuk ke rumah sakit. Di antara yang dirujuk ternyata meninggal," kata Alfi.

Baca Juga: Klaster Keluarga di Jember, Satu dari 14 Orang Terpapar Covid-19 Meninggal

Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan seribu liter cairan disinfektan di sejumlah lokasi, Rabu (30/6/2021) kemarin. Rupianto, Kepala Unit Markas PMI Jember, mengatakan, pemyemprotan dilakukan atas permintaan warga.

"Kami minta dilakukan penyemprotan pada PMI Jember karena ada warga kami yang positif terpapar Covid 19, tapi masih isolasi mandiri," kata Nur Santi, Ketua RT 3 RW 36 Lingkungan Tegalboto Kidul, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari.

Menurut informasi PMI, penyemprotan dilakukan terhadap 40 rumah di Perumahan Jember Permai 1, 80 rumah di Jalan Jawa II dan Jalan Nias, termasuk rumah kos mahasiswa, dan 100 rumah di Jalan dr Sutomo, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait