Kebutuhan Kremasi Saat Pandemi di Surabaya Tinggi, Satu Tungku Kreamtorium Keputih Rusak

Tingginya angka kasus kematian di Kota Surabaya sejak Pandemi Covid-19 ternyata berdampak pada rumah kremasi atau Krematorium Keputih Surabaya.

Chandra Iswinarno
Senin, 02 Agustus 2021 | 23:33 WIB
Kebutuhan Kremasi Saat Pandemi di Surabaya Tinggi, Satu Tungku Kreamtorium Keputih Rusak
Krematorium Keputih Surabaya. [humas.surabaya.go.id]

Tak hanya itu, dia menjelaskan, apabila tungku digunakan lebih dari kapasitasnya dapat terjadi kerusakan pada dinding api seperti yang kini terjadi.

Bahkan, bisa lebih fatal, yakni membuat mesin rusak karena suhu api yang digunakan mencapai 2.500 derajat celcius.

“Sekarang terpaksa kita hentikan karena dindingnya pecah ada keretakan, kalau kita paksakan api bisa merembet kemana-mana,” pungkasnya.

Dengan matinya satu mesin tersebut, ia mengaku, proses krematorium agak terhambat karena biasanya bisa enam jenazah, kini hanya empat jenazah yang dapat diproses per hari.

Baca Juga:Periksa 3 Makelar, Polres Jakbar Temukan Fakta Baru Kasus Kartel Kremasi Jenazah Covid

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini