KPI Minta Stasiun Televisi Pahami Traumatic Korban Kasus Seksual Saipul Jamil

Stasiun televisi diminta peka dan memahami traumatic korban pelecehan orientasi seksual Saipul Jamil. Hal ini disampaikan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Muhammad Taufiq
Senin, 06 September 2021 | 10:21 WIB
KPI Minta Stasiun Televisi Pahami Traumatic Korban Kasus Seksual Saipul Jamil
Unggahan Soal Saipul Jamil [change.org]

"Saat ini, kami tengah melakukan revisi terhadap P3SPS dan sudah pada tahap mendengarkan masukan dari publik dan stakeholder," ujarnya.

Angga Sasongko kritisi Televisi

Sutradara Angga Dwimas Sasongko dan rumah produksi Visinema Pictures menyatakan memberhentikan semua pembicaraan kesepakatan distribusi tentang film animasi "Nussa" dan "Keluarga Cemara" dengan stasiun televisi yang menghadirkan Saipul Jamil dengan cara yang mereka sebut "tidak menghormati korban".

Saipul Jamil baru keluar dari penjara setelah delapan tahun dihukum atas dua kasus berbeda, pertama kasus pencabulan terhadap remaja laki-laki, kemudian penyuapan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang membuat hukumannya diperpanjang.

Baca Juga:Seruan Emak-emak untuk Tukang Cabul: Blokir Semua Acara Saipul Jamil, Pelaku Pedofilia

Dalam akun Twitter, Angga Dwimas Sasongko dan Visinema Pictures pada Minggu (5/9) malam mencuit bahwa kehadiran Saipul Jamil di televisi tidak sesuai dengan nilai-nilai ramah anak dan keluarga yang mereka usung.

"Pemberitahuan ini dimaksudkan untuk mendukung gerakan masyarakat yang melawan dirayakannya pelaku kekerasan seksual pada anak di media - media, serta menjadi kesadaran bersama pentingnya media - media yang menghargai anak - anak kita," tulis Angga.

Kesepakatan terkait film Nussa juga didukung oleh partner Visinema, yakni The Little Giantz Studio.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini