alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dendam Kesumat, Ponakan Cacah Pamannya Pakai Celurit di Pamekasan

Muhammad Taufiq Minggu, 26 September 2021 | 11:21 WIB

Dendam Kesumat, Ponakan Cacah Pamannya Pakai Celurit di Pamekasan
Korban pembunuhan di Pamekasan Madura [Foto: Suarajatimpost]

Seorang keponakan tega menghabisi nyawa pamannya sendiri di Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Jawa Timur.

SuaraJatim.id - Seorang keponakan tega menghabisi nyawa pamannya sendiri di Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Jawa Timur.

Peristiwa ini terjadi pada, Sabtu (25/9/2021) sekira pukul 15.16 WIB. Warga setempat pun geger dengan peristiwa itu sebab si keponakan menghabisi nyawa pamannya sendiri itu dengan kejam.

Korban berinisial Na (54), sementara pelaku berinisial Hs (32). Diduga, Hs tega membacok pamannya sendiri akibat dendam kesumat setelah beberapa waktu sebelumnya sempat cekcok gegara jalan.

Sunariyah menangis histeris melihat suaminya, Na, tewas mengenaskan dan bersimbah darah. Ia bahkan sempat pingsan dan tidak sadarkan diri.

Baca Juga: Menang Sebiji Gol Atas PSS Sleman, Permainan Madura United Belum Puaskan Rahmad Darmawan

Seperti dijelaskan Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Tomy Prambana, sejauh ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.

Perihal motif terjadinya pembunuhan pihaknya belum bisa memberikan keterangan. Namun, jika sudah ada info lebih lanjut, akan menginformasikannya.

"Motif sementara terjadinya pembunuhan ini kami masih belum bisa mengutarakan," katanya, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Minggu (26/09/2021).

Ia menyebut, barang bukti yang dikantongi polisi berupa sebilah celurit. Celurit itu ia temukan di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, korban sudah dibawa ke RSUD Pamekasan untuk dilakukan autopsi.

Baca Juga: Bertarung Alot Lawan PSS, Madura United Akhirnya Petik Kemenangan Perdana

Informasi yang beredar di masyarakat, korban mengalami luka di bagian atas telinga dan di bagian belakang leher, diduga akibat sabetan celurit.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait