Sidoarjo Belum Beranjak dari PPKM Level 3, Ini Penyebabnya

Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur tak kunjung beranjak dari PPKM level 3. Hal itu merujuk Inmendagri Nomor 47 Tahun 2021.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Sidoarjo Belum Beranjak dari PPKM Level 3, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Covid-19 di Sidoarjo. [Foto: Antara]

SuaraJatim.id - Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur tak kunjung beranjak dari PPKM level 3. Hal itu merujuk Inmendagri Nomor 47 Tahun 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, drg. Syaf Satriawaman menjelaskan, Sidoarjo masih bertahan di PPKM level 3 karena, meski capaian vaksin berada di angka 69 persen untuk dosis pertama. Sebab Sidoarjo masuk wilayah aglomerasi.

“Kalau disini (Sidoarjo,red) capaian vaksinasinya sudah bagus, hanya saja sebagian daerah yang masuk dalam wilayah aglomerasi capaian vaksinnya masih rendah,” katanya mengutip dari Suarajatimpost.com jaringan Suara.com, Kamis (07/10/2021).

Perlu diketahui, aglomerasi adalah cakupan kota atau kabupaten yang telah diperpanjang terdiri dari pusat kota yang padat (umumnya kota madya) dan kabupaten yang terhubung oleh daerah perkotaan yang berkesinambungan.

Baca Juga:Gym Boleh Buka, Aturan Terbaru PPKM Level 3 Jakarta, Berlaku 5-18 Oktober 2021

Aglomerasi di Jawa Timur itu terdiri dari kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertosusila).

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menerangkan, dari hasil evaluasi capaian vaksinasi untuk kalangan lansia masih rendah, ada di kisaran 39 persen.

Selanjutnya, edukasi dan sosialisasi ke masyarakat akan ditingkatkan lagi hingga wilayah pelosok. Termasuk untuk melakukan vaksinasi kepada lansia.

“Lansia termasuk kalangan rentan lemah imunitasnya, makanya harus lebih di prioritaskan untuk mendapat vaksin,” tegas pria yang juga Wakil Ketua Satgas Covid-19.

Baca Juga:PPKM Jakarta Diperpanjang, Anies ke Warga: Sabar

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini