alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ini Pertimbangan PCNU Jatim Usung Gus Yahya Cholil Staquf di Muktamar ke-34 NU

Muhammad Taufiq Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:16 WIB

Ini Pertimbangan PCNU Jatim Usung Gus Yahya Cholil Staquf di Muktamar ke-34 NU
Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. (Capture)

Menjelang Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung, mencuat sejumlah nama calon ketua umum PBNU pada 23-15 Desember nanti.

SuaraJatim.id - Menjelang Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung, mencuat sejumlah nama calon ketua umum PBNU pada 23-15 Desember nanti.

Selain petahana Said Aqil Siradj, terbaru adalah nama Yahya Cholil Staquf yang siap diusung oleh Pengurus Cabang NU (PCNU) di Jawa Timur.

PCNU Jatim memutuskan mengusung Yahya Cholil Staquf setelah meminta izin kepada PWNU Jatim saat Rapat Koordinasi PCNU Se-Jawa Timur di Surabaya, Selasa (12/10/2021).

Hadir memimpin rakor, Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Anwar Manshur dan Ketua Tanfidziyah NU Jatim KH Marzuki Mustamar. Tampak pula KH Anwar Iskandar (Wakil Rais NU Jatim), Katib PWNU Jatim KH Syafrudin Syarif dan Wakil Katib Gus Kautsar.

Baca Juga: NU Jatim Dukung Ulama Asal Rembang Gus Yahya Jadi Ketua Umum PBNU

Di sela-sela acara rapat KH Anwar Iskandar Wakil Rais NU Jatim, mengatakan rapat Pleno memutuskan akan memperjuangkan K.H. Miftachul Ahyar sebagai Rais Aam.

Kemudian untuk Ketua Tanfidziyah atau Ketum PBNU, Ia menegaskan kalau PCNU membutuhkan regenerasi di jajaran pengurus tanfidziyah.

"Kami memiliki kader-kader NU yang sangat potensial, yakni Gus Yahya (Yahya Cholil Staquf) untuk menempati posisi strategis pada struktur tanfiziah PBNU," ujarnya.

Lebih lanjut KH Anwar meminta, PCNU tetap dalam satu barisan dalam memperjuangkan kepemimpinan dan program di Muktamar ke-34 NU.

"Termasuk pemilihan ketua tanfidziyah di semua tingkatan menggunakan sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA)," ujarnya.

Baca Juga: PCNU se-Jawa Timur Rapatkan Barisan Usung KH Yahya Cholil Staquf Caketum PBNU

Dia mengungkapkan, dalam pertemuan itu secara garis besar menghasilkan beberapa kesepakatan, terutama keputusan untuk mengusung KH Yahya Cholil Staquf sebagai calon ketua Umum PBNU.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait