alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berhadiah Telur, Peserta Vaksinasi Khusus Lansia di Tulungagung Melonjak

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Berhadiah Telur, Peserta Vaksinasi Khusus Lansia di Tulungagung Melonjak
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmat menyuntikkan vaksin Sinovac dosis pertama ke lengan warga lansia di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (19/10/2021). [ANTARA/Destyan Sujarwoko]

Vaksinasi COVID-19 khusus lansia di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur cukup unik. Sebab, peserta vaksinasi dihadiahi 10 butir telur.

SuaraJatim.id - Vaksinasi COVID-19 khusus lansia di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur cukup unik. Sebab, peserta vaksinasi dihadiahi 10 butir telur.

Vaksinasi untuk lansia ini digelar serentak di 29 titik puskesmas.

"Vaksinasi ini bertujuan mempercepat capaian vaksinasi kelompok lansia yang sejauh ini baru tercapai sekitar 28 persen dari total sasaran sekitar 133 ribu lansia," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dr. Kasil Rokhmat di Tulungagung mengutip dari Antara, Selasa (19/10/2021).

Pemberian telur bagi lansia telah dimulai sejak Senin (18/10) dan diproyeksikan terus berlangsung hingga sepekan. Misinya demi menjangkau vaksinasi untuk 40 persen lansia yang ada di Tulungagung.

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi Door to Door di Tarakan, Jokowi: Percepat Capaian Vaksinasi Nasional

Target itu menjadi misi jangka pendek melalui stimulasi hadiah telur yang kini digelar serentak di semua puskesmas, kecamatan hingga desa. Hasil program tersebut, diklaim cukup efektif.

"Jumlah lansia yang mengikuti vaksinasi melonjak. Jika pada hari biasanya lansia yang divaksin antara 200-300 orang per hari, sejak program vaksinasi berhadiah telur jumlah peserta kini naik menjadi 800 hingga 1.000 orang per hari," katanya.

Kasil menjelaskan pihaknya telah menyediakan lebih dari 120 ribu butir telur untuk kegiatan vaksinasi lansia.

Ia berharap stimulasi ini efektif dalam mendongkrak capaian vaksinasi kelompok lansia hingga 12 ribuan sasaran, sehingga target minimal 40 persen lansia terpenuhi.

Menurut Kasil, telur-telur ini dibeli langsung dari pengepul yang mengambil dari peternak telur dengan harga Rp18 ribu per kilogram.

Baca Juga: Situasi Pandemi Semakin Membaik, Pemprov Jateng Minta Pemda Perbanyak Sentra Vaksinasi

Otomatis vaksinasi ini juga membantu peternak telur yang sejak awal Agustus kelabakan dengan anjloknya harga telur.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait