alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama ke Hindu, Pernah Bersyukur Menjadi Muslimah

Muhammad Taufiq Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:12 WIB

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama ke Hindu, Pernah Bersyukur Menjadi Muslimah
Sukmawati Soekarnoputri di ILC.(Youtube ILC)

Kabar Sukmawati Soekarnoputri pindah agama menjadi isu ramai akhir-akhir ini. Sukmawati merupakan tokoh politik, budayawan, putri dari proklamator RI Soekarno.

SuaraJatim.id - Kabar Sukmawati Soekarnoputri pindah agama menjadi isu ramai akhir-akhir ini. Sukmawati merupakan tokoh politik, budayawan, putri dari proklamator RI Soekarno.

Sukmawati memutuskan pindah agama ke Hindu dan meninggalkan Islam. Ia mengaku akan mengikuti agama leluhurnya dan berencana akan menjalani ritual Sudhi Wadhani di Bali untuk memeluk agama Hindu.

Ritual yang akan dilakukan adik Megawati Soekarnoputri ini rencananya akan digelar di Kawasan Sukarno Center Heritage di Bale Agung Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Selasa (26/10/2021) mendatang.

Meskipun akan pindah agama ke Hindu, Sukmawati pernah mengaku sangat bersyukur menjadi muslimah dan putra dari sosok Presiden Pertama RI Soekarno yang dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah dan mendapai gelar waliyul amri dari Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: Pindah Agama, Sukmawati Soekarnoputri Diingatkan Tak Boleh Hina Islam

"Saya adalah seorang muslimah yang bersyukur dan bangga atas keislaman saya, putri dari seorang Proklamator Bung Karno yang dikenal juga sebagai tokoh Muhammadiyah dan juga tokoh yang mendapatkan gelar dari Nahdhatul Ulama sebagai Waliyul Amri Ad Dharuri Bi Assyaukah (pemimpin pemerintahan di masa darurat yang kebijakan-kebijakannya mengikat secara de facto dengan kekuasaan penuh)," kata Sukmawati.

Hal itu diucapkannya saat Ia dituding menistakan agama Islam gegara puisinya: "Ibu Indonesia". Puisi tersebut menuai polemik karena dianggap mendiskreditkan umat Islam lewat ungkapan tentang konde ibu Indonesia dan cadar serta kidung ibu Indonesia dan alunan azan.

Sukmawati kemudian meminta maaf terkait persoalan tersebut. Ia kemudian menyatakan kalau puisi tersebut semata-semata mewakili dirinya sebagai pribadi, dan Ia tak berniat menghina umat Islam.

Beberapa waktu kemudian Ia kembali menuai kontroversi. Pernyataannya dalam sebuah pidato yang sempat viral di media sosial dinilai kurang tepat ketika mempertannyakan peran Nabi Muhammad SAW untuk kemerdekaan Indonesia.

Diminta tidak lagi menghina Islam

Baca Juga: Profil Sukmawati Soekarnoputri, Adik Megawati Putuskan Pindah Agama Hindu

Dengan sejumlah kontroversi seperti itu, pegiat media sosial Christ Wamea pun meminta agar Sukma ketika benar-benar sudah menjadi seorang Hindu tidak menghina Islam.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait