facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

BACAAN LENGKAP Surah Ad Dhuha Latin, Bukti Kecintaan Allah Kepada Nabi Muhammad

Pebriansyah Ariefana Rabu, 17 November 2021 | 15:42 WIB

BACAAN LENGKAP Surah Ad Dhuha Latin, Bukti Kecintaan Allah Kepada Nabi Muhammad
Surah Ad Dhuha

Berikut bacaan lengkap Surah Ad Dhuha Latin untuk diamalkan.

SuaraJatim.id - Dalam literatur Islam, kita pernah mendengar istilah “Habibullah” yang berarti kekasih Allah. Istilah tersebut seringkali merujuk pada Nabi Muhammad yang merupakan kekasih Allah. Banyak ayat dalam Al Quran yang menceritakan tentang hal tersebut. Salah satunya terdapat dalam Surah Ad Dhuha. Berikut bacaan lengkap Surah Ad Dhuha Latin untuk diamalkan.

Surat Ad Dhuha merupakan surah ke 93 dalam Al Quran yang terdiri dari 11 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Nama Ad Dhuha diambil dari ayat poertama, yang berarti wakti pagi atau waktu matahari sepenggalahan naik.

Kandungan Surah Ad Dhuha

Laman Wikipedia.org menulis, Surat Ad Dhuha menjelaskan tentang kecintaan Allah pada Nabi Muhammad, dengan cara memberikannya pemerliharaan yang tak putus-putus. Selain itu ada juga ayat yang berisi tentang larangan berbuat buruk pada anak yatim dan orang miskin. Dan ada juga mengandung perintah kepada nabi agar mensyukuri nikmat Allah.

Baca Juga: Malas Beribadah? Segera Lakukan 5 Hal Ini agar Tidak Menyesal!

Secara ringkas, laman abusyuja.com menulis pokok kandungan Surah Ad Dhuha sebagai berikut:

  1. Allah tidak sekalipun meninggalkan Nabi Muhammad
  2. Allah mengisyaratkan bahwa kehidupan nabi Muhammad dan dakwahnya akan berkembang.
  3. Larangan menghna anak yatim dan menghardik orang yang meminta-minta
  4. Perintah untuk menyebut nikmat Allah sebagai tanda syukur

Berikut isi Surat Ad Dhuha, berikut arti dan cara membacanya,

1. Wad duhaa

Artinya: Demi waktu dhuha (ketika matahari sepenggalah)

2. Wal laili iza sajaa

Baca Juga: Bisa Jadi Pertanda Buruk, Ini 7 Arti Mimpi Hamil yang Ternyata Tak Selalu Baik

Artinya: Dan demi malam apabila telah sunyi

3. Ma wad da'aka rabbuka wa ma qalaa

Artinya: Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,

4. Walal-aakhiratu Khairul laka minal-uula

Artinya: Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan,

5. Wa la sawfa y'utiika rabbuka fatardha

Artinya: Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

6. Alam yajidka yatiiman fa aawaa

Artinya: Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),

7. Wa wa jadaka dhallaan fahada

Artinya: Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,

8. Wa wa jadaka 'aa-ilan ga aghnaa

Artinya: dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan,

9. Fa am mal yatiima fala taqhar

Artinya: maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

10. Wa am mas saa-ila fala tanhar

Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik (nya).

11. Wa amma bi ni'mati rabbika fa haddis

Artinya: Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).

Asbabun Nuzul Surah Ad Dhuha

Pada suatu ketika, Nabi Muhammad lama tida menerima wahyu dalam beberapa waktu. Lalu kemudian malaikan datang dan menurunkah wahyu yang berisi Surah Ad Dhuha. Setelah itu Nabi Muhammad bertakbir karena gembira.

Laman rumaysho.com menulis, peristiwa itu terekam dalam sebuah hadits, yakni:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengadu dan tidak keluar selama satu atau dua malam. Lalu ada seorang wanita yang datang dan berkata, ‘Wahai Muhammad, setanmu benar-benar telah meninggalkanmu. Lantas turunlah firman Allah dalam surah Adh-Dhuha.” (HR. Bukhari, no. 4983; Muslim, no. 1797; dan Ahmad, 4:312). Dalam riwayat Muslim lainnya disebutkan, “Tidak keluar selama dua atau tiga malam.” (HR. Muslim, no. 1797)

Sementara itu, dalam riwayat Muslim, Jundub berkata,

“Jibril lamban bertemu lagi dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas orang-orang musyrik mengatakan, ‘Muhammad telah ditinggalkan.’ Lantas turunlah surah Adh-Dhuha, ‘Demi waktu matahari sepenggalahan naik, dan demi malam apabila telah sunyi (gelap), Rabbmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu’.” (HR. Muslim, no. 1797)

Manfaat dan khasiat Surah Ad Dhuha

Laman abusyuja.com menyebut, Surah Ad Dhuha dalat dijadikan doa atau wasilah agar mendapatkan Syafaat nabi Muhammad. Dengan membaca surat ini juta juga bisa mendapatkan pahala sebanyak sepuluh kali lipat, sebagaimana yang disebutkan hadits berikut ini.

Nabi Muhammad Saw. bersabda, "Barangsiapa yang membaca surat ini, maka wajib baginya memperoleh syafaat dari Nabi Muhammad Saw. di hari kiamat, dicatat melakukan kebaikan sepuluh kali lupat dari jumlah semua orang yang meminta-minta dan anak yatim, jika menulisnya atas nama orang yang hilang dan tersesat, maka ia dapat pulang kepada para sahabatnya dengan selamat. Dan jika seseorang melakukan sesuatu di suatu tempat, lalu ia mengingatnya dan membaca surat ini, maka Allah akan menjaganya sampai ia mengambilnya kembali." (Tafsirul Burhan, Juz 8: 309)

Itu tadi sekilas paparan mengenai Surat Ad Dhuha latin. Semoga dengan membaca surah tersebut kita senantiasa selalu berada dalam lindungan Allah SWT.

Kontributor : Rio Rizalino

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait