SuaraJatim.id - Dalam literatur Islam, kita pernah mendengar istilah “Habibullah” yang berarti kekasih Allah. Istilah tersebut seringkali merujuk pada Nabi Muhammad yang merupakan kekasih Allah. Banyak ayat dalam Al Quran yang menceritakan tentang hal tersebut. Salah satunya terdapat dalam Surah Ad Dhuha. Berikut bacaan lengkap Surah Ad Dhuha Latin untuk diamalkan.
Surat Ad Dhuha merupakan surah ke 93 dalam Al Quran yang terdiri dari 11 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Nama Ad Dhuha diambil dari ayat poertama, yang berarti wakti pagi atau waktu matahari sepenggalahan naik.
Laman Wikipedia.org menulis, Surat Ad Dhuha menjelaskan tentang kecintaan Allah pada Nabi Muhammad, dengan cara memberikannya pemerliharaan yang tak putus-putus. Selain itu ada juga ayat yang berisi tentang larangan berbuat buruk pada anak yatim dan orang miskin. Dan ada juga mengandung perintah kepada nabi agar mensyukuri nikmat Allah.
Baca Juga:Malas Beribadah? Segera Lakukan 5 Hal Ini agar Tidak Menyesal!
Secara ringkas, laman abusyuja.com menulis pokok kandungan Surah Ad Dhuha sebagai berikut:
- Allah tidak sekalipun meninggalkan Nabi Muhammad
- Allah mengisyaratkan bahwa kehidupan nabi Muhammad dan dakwahnya akan berkembang.
- Larangan menghna anak yatim dan menghardik orang yang meminta-minta
- Perintah untuk menyebut nikmat Allah sebagai tanda syukur
Berikut isi Surat Ad Dhuha, berikut arti dan cara membacanya,
1. Wad duhaa
Artinya: Demi waktu dhuha (ketika matahari sepenggalah)
2. Wal laili iza sajaa
Baca Juga:Bisa Jadi Pertanda Buruk, Ini 7 Arti Mimpi Hamil yang Ternyata Tak Selalu Baik
Artinya: Dan demi malam apabila telah sunyi