alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penemuan Mayat Perempuan di Hutan Pasuruan, Sebelumnya Terlihat Mondar-mandir Tak Jelas

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Minggu, 21 November 2021 | 21:18 WIB

Penemuan Mayat Perempuan di Hutan Pasuruan, Sebelumnya Terlihat Mondar-mandir Tak Jelas
Ditemukan mayat perempuan di hutan, Pasuruan, Jawa Timur. Persisnya di petak 35 E kelas Hutan Lindung, RPH Cowek, BKPH Lawang Timur, Sabtu (20/11/2021). [Beritajatim.com]

Ditemukan jasad perempuan di hutan Pasuruan, Jawa Timur. Persisnya di petak 35 E kelas Hutan Lindung, RPH Cowek, BKPH Lawang Timur.

SuaraJatim.id - Ditemukan mayat perempuan di hutan, Pasuruan, Jawa Timur. Persisnya di petak 35 E kelas Hutan Lindung, RPH Cowek, BKPH Lawang Timur.

Penemuan mayat ini bermula dari warga bernama Sumitro, warga Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan yang sedang mencari rumput, Sabtu (20/11/2021). Dilihatnya ada sesosok tubuh perempuan tergeletak.

Selanjutnya, saksi melaporkan penemuan mayat perempuan itu kepada Kepala Desa setempat. Lalu diteruskan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Purwodadi, AKP Yokbeth Wally mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya mendatangi langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) didampingi warga dan pihak Koramil setempat. Diduga perempuan tersebut meninggal sejak sehari lalu.

Baca Juga: Dua Mayat Bayi Ditemukan di Padang Pariaman dalam Seminggu

“Menurut identifikasi tim kami wanita ini sudah meninggal sejak satu hari yang lalu. Pada sekujur tubuh korban juga tidak ada bekas luka, jadi diperkirakan korban meninggal karena penyakit,” ujar Yokbeth mengutip dari Beritajatim.com jejaring media Suara.com, Minggu (21/11/2021).

Ciri-cirinya saat ditemukan, memakai baju warna batik coklat dan jarik warna coklat, serta memakai sepasang sandal japit. Namun, tidak ditemukan kartu identitas diri.

“Saat ditemukan korban menggunakan baju warna batik coklat dan jarik warna coklat, dan dikakinya terpasang sepasang sandal japit. Diperkirakan korban meninggal berusia 70 tahun,” lanjutnya.

Sementara, Kepala Desa Cowek  Sofii mengatakan, perempuan tersebut sebelumnya sering ditemui di wilayah Sempu dan menurut warga, yang bersangkutan sering mondar-mandir tidak jelas.

“Perempuan itu sempat saya lihat mondar -mandir di wilayah Sempu. Sudah sekitar tujuh harian korban itu bolak- balik,” tuturnya.

Baca Juga: Begini Kronologis Kecelakaan Maut yang Tewaskan Rombongan Sekeluarga di Pasuruan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait