KA Wijaya Kusuma harus berhenti sejenak karena genangan air yang menutupi rel.
"Berdasarkan pandangan mata, masinis melihat ada genangan air di radius sekitar 600 hingga 700 meter. Masinis memberhentikan kereta sebentar karena untuk memastikan rel kereta api yang akan dilewati dalam kondisi aman," lanjutnya.
Akan tetapi kejadian tersebut tak berlangsung lama. Tohari menjelaskan bahwa sejumlah lokomotif kereta api milik PT KAI menggunakan teknologi diesel elektrik yang di bagian bawah terdapat traksi motor.
Oleh sebab itu, mesin sangat rentan apabila terendam air.
Baca Juga:Miris, Orangutan Kurus Gendong Anak, Minta Makan ke Karyawan Tambang di Kutim
Tohari juga menjelaskan bahwa peristiwa tersebut tidak menyebabkan jadwal kereta api terganggu.
"Tetapi secara keseluruhan jadwal kereta api tidak terganggu. Hanya KA Wijaya Kusuma yang sedikit terlambat perjalanannya," pungkasnya.
Selain itu, Tohari juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.