facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Presiden Jokowi Berterima Kasih Kepada NU Untuk Tiga Hal Ini

Muhammad Taufiq Rabu, 22 Desember 2021 | 14:22 WIB

Presiden Jokowi Berterima Kasih Kepada NU Untuk Tiga Hal Ini
Presiden Joko Widodo menyampaikan amanat saat pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34 di Pondok Pesantren Darus Sa'adah, Lampung, Rabu (22/12/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) membuka Muktamar NU ke-34 di Lampung, Rabu (22/12/2021). Dalam sambutannya, presiden berterima kasih pada NU untuk tiga hal ini.

SuaraJatim.id - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) membuka Muktamar NU ke-34 di Lampung, Rabu (22/12/2021). Dalam sambutannya, presiden berterima kasih pada NU untuk tiga hal ini.

Pertama, Jokowi menilai NU telah membantu pemerintah dalam menenangkan masyarakat di masa Pandemi Covid-19. Semua tahu, kurang lebih selama dua tahun ini Indonesia, seperti negara lain, tengah berjuang melawan pagebluk Covid-19.

"Atas nama pemerintah, atas nama masyarakat, negara, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada Nahdlatul Ulama yang telah membantu pemerintah dalam menenangkan umat dan masyarakat dalam masa pandemi," katanya, Rabu (22/12/2021).

Kedua, Jokowi juga mengucapkan terima kasih karena NU telah mengajak masyarakat untuk terus menaati protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi.

Baca Juga: Buka Muktamar NU Ke-34, Jokowi Tawarkan Konsesi Pertanian Dan Minerba Ke Para Santri

"Yang kedua, juga terima kasih Nahdlatul Ulama yang telah mengajak untuk menaati prokes dan berbondong-bondong ikut program vaksinasi. Ini saya rasakan betul ajakan para kiai dan ulama untuk ikut vaksinasi,” tuturnya.

Presiden juga mengapresiasi penerapan prokes yang ketat dengan pendampingan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dalam penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU ini. Ia berharap para peserta dapat kembali dengan sehat.

"Saya mengapresiasi protokol kesehatan didampingi satgas. Insya Allah kita kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat," ujar presiden kelahiran Surakarta pada 21 Juni 1961 itu.

Ketiga, presiden juga berterima kasih kepada NU yang terus senantiasa mengawal kebangsaan, toleransi, kemajemukan, Pancasila, UUD 1945, Kebinnekaan dan NKRI.

"Dan, kita harapkan dengan itu, kita terus bisa menjaga dan merawat bangsa dan negara yang kita cintai," katanya menegaskan.

Baca Juga: Gus Yahya atau Said Aqil Siradj, Yenny Wahid: Keduanya Punya Kedekatan dengan Gus Dur

Sebelumnya, presiden menghadiri Muktamar NU ke-34 yang digelar di Pondok Pesantren Darussa’adah, Gunung Sugih, Lampung Tengah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait