facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cekik Bidan Desa di Situbondo hingga Tewas, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 13 Januari 2022 | 13:14 WIB

Cekik Bidan Desa di Situbondo hingga Tewas, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi
Petugas pasang garis polisi di TKP pembunuhan bidan Polindes Desa Ketah, Kecamatan Suboh, Situbondo. Kamis (13/1/2022). [ANTARA/HO-Humas Polres Situbondo]

Seorang bidan di Polindes Desa Ketah, Kabupaten Situbondo tewas dibunuh dengan cara dicekik, Kamis (13/1/2022).

SuaraJatim.id - Seorang bidan di Polindes Desa Ketah, Kabupaten Situbondo tewas dibunuh dengan cara dicekik, Kamis (13/1/2022). Pelakunya langsung menyerahkan diri ke kepolisian setempat.

Terungkap pelaku pembunuhan bidan bernama Haniseh (42) ternyata suami korban, yakni Agus Hadi Putra (46). Kekinian, Satreskrim Polres Situbondo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya mengatakan, tim indentifikasi telah menggelar olah TKP dugaan pembunuhan untuk mengungkap motif pembunuhan. Pelaku menyerahkan diri dan mengaku telah membunuh sang istri di Polindes Ketah.

"Sekitar pukul 05:30 WIB pagi tadi, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Besuki dan mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap istrinya di polindes Ketah," ujarnya mengutip dari Antara.

Baca Juga: Geger! Wanita Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Korban Pembunuhan

Kemudian, lanjut dia, petugas yang mendatangi TKP mendapati korban ditemukan sudah dalam keadaan tewas di ruang tengah Polindes Ketah.

"Terduga pelaku pembunuhan ini sudah diamankan di Polres Situbondo. Sedangkan korban dibawa ke RUSD dr. Abdur Rahem guna dilakukan proses autopsi," sambungnya.

AKBP Andi Sinjaya menambahkan, belum diketahui secara pasti motif dugaan pembunuhan terhadap bidan desa yang dilakukan oleh suami korban tersebut. Namun, ada dugaan motif pelaku tega menghabisi nyawa istrinya, karena sebelumnya terjadi pertengkaran antara korban dan pelaku di polindes.

"Untuk motfinya sendiri kami masih terus mendalaminya, dan pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik," katanya.

Baca Juga: Ulasan Novel Kereta 4.50 dari Paddington: Menguak Misteri Pembunuhan di Kereta

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait