facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember Mengembangkan elBicare Cough Analyzer, Deteksi Virus Corona Melalui Suara Batuk

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 19 Januari 2022 | 16:47 WIB

Tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember Mengembangkan elBicare Cough Analyzer, Deteksi Virus Corona Melalui Suara Batuk
Tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember Mengembangkan elBicare Cough Analyzer, Deteksi Virus Corona Melalui Suara Batuk. [Beritajatim.com]

Ketua tim dari ITS, Dr Dhany Arifianto ST MEng mengatakan, alat ini dirancang agar mampu mendeteksi penderita Covid-19 tanpa harus melakukan kontak langsung.

SuaraJatim.id - Tm dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menginovasikan alat diagnosis kesehatan elBicare Cough Analyzer. Alat ini dapat mendeteksi penyakit menular, termasuk Virus Corona atau Covid-19 berdasarkan suara paru-paru saat batuk.

Gagasan ini berawal dari pentingnya deteksi dini terhadap pasien yang terinfeksi Covid-19, supaya mampu memutus rantai penyebaran virus dengan cepat. 

Ketua tim dari ITS, Dr Dhany Arifianto ST MEng mengatakan, alat ini dirancang agar mampu mendeteksi penderita Covid-19 tanpa harus melakukan kontak langsung.

Menurutnya, elBicare Cough Analyzer yang diimplementasikan di rumah sakit mampu memberikan perlindungan awal bagi tenaga kesehatan (nakes) yang rentan tertular virus dari pasien yang ditangani.

Baca Juga: UB Malang Ciptakan Alat Deteksi Covid-19 dengan Tingkat Akurasi 90 Persen

"Inovasi ini tak hanya dikembangkan untuk menangani pandemi saat ini, namun juga ditujukan untuk penyakit pernapasan yang menular lainnya," ujar dosen Departemen Teknik Fisika ITS ini mengutip dari beritajatim.com.

Dhany menjelaskan, elBicare Cough Analyzer dilengkapi dengan mikrofon bersensor tipis dan kecil yang berguna untuk menangkap suara di sekitar alat. Suara yang masuk selanjutnya akan dianalisis, apakah termasuk suara batuk atau bukan oleh algoritma pada prosesor alat yang telah dirangkai tim peneliti.

"Daya jangkau tangkapan suara oleh alat ini mencapai 10 meter," tambah Kepala Pusat Penelitian Internet of Things dan Teknologi Pertahanan ITS ini.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait