Aji Santoso Masih Beternak Sapi di Ponorogo, Mengaku Tak Tahu PMK, Tahunya Penyakit Sapi ya BEF

Ada pengakuan mengejutkan disampaikan para peternak sapi di Ponorogo Jawa Timur. Ternyata mereka ada yang mengaku tidak mengenal Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Muhammad Taufiq
Jum'at, 13 Mei 2022 | 21:06 WIB
Aji Santoso Masih Beternak Sapi di Ponorogo, Mengaku Tak Tahu PMK, Tahunya Penyakit Sapi ya BEF
Ilustrasi Sapi. [Antara]

SuaraJatim.id - Ada pengakuan mengejutkan disampaikan para peternak sapi di Ponorogo Jawa Timur. Ternyata mereka ada yang mengaku tidak mengenal Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Padahal, virus PMK ini sekarang sedang mewabah di sejumlah daerah di Jawa Timur, mulai dari Lamongan, Mojokerto, Kabupaten Malang, Kota Batu sampai Lumajang dan Jember.

Meskipun begitu, para peternak di Ponorogo justru lebih familiar dengan penyakit Bovine Ephemeral Fever (BEF), yang biasa menjangkiti hewan ternaknya.

Penyakit BEF menyebabkan demam pada sapi selama 3 hari. Kondisi demam itu mengakibatkan sapi tidak memiliki nafsu makan dan minum.

Baca Juga:Wabah PMK Sampai ke Jateng, Ganjar Pastikan Stok Daging Aman

"Sepengetahuan saya sih penyakit yang menyerang sapi itu BEF. Jadi sapi demam sekitar 3 hari, tidak mau makan dan minum," katanya salah satu peternak sapi di Kecamatan Balong, Aji Santoso, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (13/5/2022).

Untuk penyakit mulut dan kuku (PMK), Aji malah mengaku malah belum pernah menjumpai apa yang dialami sapinya. Dia tahunya malah lewat media massa yang akhir-akhir ini sering membicarakannya.

Selain dari media, Ia tahu penyakit PMK dari selebaran yang Ia diterima saat berada di Pasar Hewan Jetis. Saat pasaran beberapa waktu yang lalu, petugas dari Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) melakukan pemeriksaan dan edukasi terkait PMK tersebut.

"Pasaran beberapa hari lalu, dari Dinas mengecek kesehatan sapi di pasar. Kemudian juga membagikan selebaran terkait informasi tentang penyakit mulut dan kuku itu," katanya menambahkan.

Meski kasusnya belum ada di Ponorogo, Aji tetap melakukan langkah antisipatif supaya 15 sapi yang dipeliharanya tidak terkena penyakit tersebut.

Baca Juga:Fix! Semua Pasar Hewan di Kabupaten Malang Ditutup Sementara Sampai Batas Waktu Belum Ditentukan

Salah satu yang dilakukan ialah membersihkan kandang, secara rutin. Pun dirinya juga mendapatkan himbauan dari petugas dinas terkait, juga melakukan penyemprotan disinfektan di area kandang.

"Ya harapannya tidak ada di Ponorogo. Langkah antisipatif yang dilakukan saat ini dengan membersihkan kandang secara rutin," katanya.

Sementara itu peternak sapi lainnya, Ribut Riyanto juga belum familiar dengan PMK ini. Biar tidak ketinggalan informasi, Ia mengecek tentang PMK di internet. Selain itu, dirinya juga mencari tahu kepada dokter hewan yang ada di Kecamatan Pulung dan Kecamatan Pudak.

"Untuk PMK ini, jujur belum pernah dengar. Saya browsing di internet dan tanya-tanya ke dokter hewan yang ada di Pulung dan Pudak," kata peternak sapi dari Kecamatan Pulung itu.

Senada dengan Aji Santoso, Ribut melakukan antisipatif supaya ternaknya tidak terjangkit, dengan rutin melakukan pembersihan kandang.

Selain itu, dirinya saat ini juga tidak melakukan pembelian sapi baru ke kandang. Padahal, sekarang ini waktunya memenuhi kandang dengan sapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini