Wabah PMK di Magetan Kian Meluas, Sebanyak 2.084 Sapi Terpapar

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Pemkab Magetan drh. Budi Nurohman menyebut, sebanyak 2.084 sapi terpapar PMK.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 22 Juni 2022 | 06:25 WIB
Wabah PMK di Magetan Kian Meluas, Sebanyak 2.084 Sapi Terpapar
Ilustrasi Sapi. [Antara]

SuaraJatim.id - Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Magetan kian meluas. Tercatat, dua ribu lebih sapi terpapar PMK.

Daerah penyebaran PMK meluas. Semula hanya di kawasan pegunungan seperti Kecamatan Plaosan dan Poncol, terkini menyebar ke dataran rendah, meliputi perbatasan Magetan dengan Madiun.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Pemkab Magetan drh. Budi Nurohman menyebut, sebanyak 2.084 sapi terpapar PMK. Rinciannya, 988 sembuh, 14 mati, dan 8 potong paksa.

“Trend penularannya pun mengarah ke daerah dataran rendah, bila sebelumnya di daerah atas atau pegunungan telah selesai saat ini ke daerah bawah. Jadi peternak yang berada di perbatasan Magetan dengan Kabupaten Madiun kami harapkan untuk waspada,” katanya mengutip dari Beritajatim.com, Selasa (21/06/2022).

Baca Juga:Penjual Rawon Daging Jombang Pun Terpukul Akibat Wabah PMK

Dia menghimbau pada pemilik ternak sapi untuk melakukan biosekuriti yang ketat serta memberikan nutrisi yang tepat untuk ternak ternaknya. Kemudian cuaca juga turut mempengaruhi, mendung dan kemudian turun hujan biasanya hari berikutnya kasus akan naik akan bertambah.

“Kami telah menerjunkan tim KIE ke lapangan untuk mendampingi peternak di masyarakat agar tidak panik dan meyakinkan bahwa PMK bisa disembuhkan. Tapi harus ada peran serta pemilik untuk menuju kesembuhan. Banyak kok yang sembuh saat ini. Peran serta pemilik itulah yang mendominasi kesembuhan ternaknya itu. Jika mengandalkan petugas jumlahnya terbatas,” jelasnya.

Terkait kepastian kapan vaksinasi PMK dilaksanakan Budi mengaku belum dapat memberikan kepastian. Namun input data dari tingkat desa telah dilakukan saat ini.

“Mudah mudahan vaksin bisa secepatnya dilakukan terhadap sapi sapi yang belum terpapar. Saat ini para petugas sudah mendapat pelatihan cara input data dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Semoga bisa secepatnya,” pungkasnya.

Baca Juga:Cegah Wabah PMK, Lima Pasar Hewan di Boyolali Masih Ditutup

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak