Lebih dari 1.000 Sapi di Nganjuk Sembuh PMK

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi optimistias tingkat kesembuhan dari PMK akan terus bertambah.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 22 Juni 2022 | 07:15 WIB
Lebih dari 1.000 Sapi di Nganjuk Sembuh PMK
Ilustrasi sapi - wabah PMK di Nganjuk. (Pexels/Min An)

SuaraJatim.id - Sebanyak 1.000 lebih ekor ternak sapi di Kabupaten Nganjuk telah sembuh dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Sedangkan kasus kematian tercatat delapan ekor sapi.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi optimistias tingkat kesembuhan dari PMK akan terus bertambah.

"Ternak yang terserang penyakit mulut dan kuku mencapai lebih dari 2.900 ekor. Yang sembuh lebih dari 1.000 ekor ternak, yang mati ada delapan ekor. Semoga yang lain segera sembuh," katanya di Nganjuk, Selasa (21/6/2022).

Ia mengatakan, pemerintah kabupaten langsung bertindak cepat ketika ada temuan ternak yang terkena PMK. Pemkab melakukan karantina wilayah di sekitar ternak yang terkena PMK sekaligus melakukan penyemprotan massal.

Baca Juga:Dapat 1.500 Dosis, Vaksinasi PMK di Jateng akan Dimulai Lusa

"Kami langsung door to door (jemput bola), menginstruksikan petugas dari dinas pertanian untuk turun langsung, jadi tidak usah sosialisasi. Langsung yang yang terkena PMK diberi vitamin sambil menunggu vaksin dari pusat," kata dia.

Ia juga menambahkan, pemerintah kabupaten memberikan anggaran khusus untuk keperluan penanganan PMK ini. Kasus ini tidak hanya terjadi di Nganjuk melainkan seluruh Indonesia.

Pihaknya juga telah mengajukan sebanyak 5.000 dosis vaksin untuk ternak di Kabupaten Nganjuk. Diharapkan, vaksin bisa segera turun, sehingga ternak warga bisa kembali sehat.

Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan imbauan terutama kepada takmir masjid saat akan membeli hewan melakukan konsultasi kepada dinas, sehingga bisa diketahui hewan yang sehat dan tidak. 

"Nanti dinas juga mengeluarkan surat keterangan sehat, agar betul-betul hewan yang sehat saja yang dikurbankan saat Idul Adha," kata Marhaen.

Baca Juga:Imbauan MUI Medan ke Masyarakat Terkait Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Merebaknya PMK

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga telah menjelaskan terkait dengan vaksin ternak mengantisipasi penyebaran PMK ini.

Gubernur menjelaskan, kebutuhan vaksin PMK adalah 10,5 juta, sedangkan yang mendapatkan kuota hanya 1,5 juta dosis saja untuk Jatim. Dari kebutuhan, hingga saat ini di Jatim masih turun 1.000 dosis dari Kementerian Pertanian.

Ia berharap akan ada tambahan vaksin PMK untuk didistribusikan ke peternak. Pihaknya juga masih menunggu vaksin yang dikerjakan oleh Pusat Veteriner Farma di Surabaya, yang dimungkinkan akhir Juli atau awal Agustus 2022 vaksin yang diproduksi bisa digunakan.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak