facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nancy Pelosi Sudah Diperingatkan Tak ke Taiwan Tapi Ngeyel, China Meradang Tak Akan Tinggal Diam

Muhammad Taufiq Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:52 WIB

Nancy Pelosi Sudah Diperingatkan Tak ke Taiwan Tapi Ngeyel, China Meradang Tak Akan Tinggal Diam
Ketua DPR Amerika Serikat (AS), Nancy Pelosi. [Handout/Taiwan's Ministry of Foreign Affairs (MOFA)/AFP]

China sudah memperingatkan Amerika Serikat agar Ketua DPR AS Nancy Pelosi tidak berkunjung Taiwan. Namun peringatan China diabaikan AS.

SuaraJatim.id - China sudah memperingatkan Amerika Serikat agar Ketua DPR AS Nancy Pelosi tidak berkunjung Taiwan. Namun peringatan China diabaikan AS.

Pelosi pada akhirnya tetap memutuskan mengunjungi Taiwan. Merespons kunjungan itu, Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) segera menggelar latihan militer di dekat Taiwan.

Lima otoritas di China juga mengecam kunjungan Pelosi tersebut. Pernyataan itu dikeluarkan tak lama setelah pesawat yang ditumpangi Pelosi mendarat di Bandara Songshan, Taipei, Taiwan, Selasa (2/8) malam.

Kelima otoritas tersebut menganggap kunjungan Pelosi itu telah merusak fondasi kemitraan China-AS dan China akan mengambil tindakan yang diperlukan guna melindungi kedaulatan dan integritas wilayahnya.

Baca Juga: Seruan Indonesia Soal Kedatangan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan

Semua konsekuensi harus ditanggung oleh AS dan kelompok separatis "kemerdekaan Taiwan", kata MFA dalam pernyataan itu.

Kelima otoritas China tersebut adalah Kementerian Luar Negeri (MFA), Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (NPC), Komite Sentral Partai Komunis China (CPC) Urusan Taiwan, Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (CPPCC) Urusan Luar Negeri, dan Kementerian Pertahanan Nasional (MND).

Tak lama setelah Pelosi mendarat di Taiwan, Komando Armada Timur PLA langsung menggelar latihan dan operasi militer bersama di sekitar Pulau Taiwan.

Latihan militer yang melibatkan pasukan laut dan udara itu digelar di wilayah utara, barat daya, dan tenggara Taiwan.

Latihan penembakan jarak jauh digelar di Selat Taiwan dan latihan peluncuran rudal konvensional dilakukan di timur Taiwan, menurut pernyataan juru bicara Komando Armada Timur PLA Kolonel Senior Shi Yi.

Baca Juga: Kunjungan Pelosi ke Taiwan, Indonesia Ajak Semua Pihak Kurangi Ketegangan

Sebelumnya, Badan Keselamatan Maritim China (MSA) telah mengeluarkan peringatan navigasi yang melarang kapal-kapal sipil melintasi perairan Laut Bohai dan Laut Timur China pada 3-6 Agustus 2022 untuk kepentingan latihan tempur PLA tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait