Sesampainya di rumah sakit, kondisi Adim kian parah. Bahkan tak kunjung sadar sampai sekarang ini. Keluarga Adim sendiri telah mengadukan kejadian ini ke Mapolres Pasuruan. Polisi bahkan sudah menurunkan tim untuk memeriksa paket dan melakukan olah TKP di rumah Adim.
Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Namun dugaan awal akibat keracunan.
"Dugaan keracunan tapi belum diuji lab sama dokter," Kata Adhi menegaskan.
Sementara itu menanggapi kejadian ini, Direktur Konten dan pemberitaan WartaBromo, Mochamad Asad mengungkapkan, PT Warmo Media Waskito yang menaungi WartaBromo tidak pernah membuat program pemberian bingkisan atau paket dalam bentuk apapun.
Asad menduga jika paket tersebut dikirim oleh orang tak bertanggung jawab dengan tujuan tertentu.
"Kami mendukung sepenuhnya langkah kepolisian untuk menyelidiki kasus yang mencatut dan merugikan WartaBromo. Termasuk mencari tahu siapa pengirim dan motif melakukan itu," ujar Asad.
Senada dengan Asad, Kepala Biro Radar Bromo Pasuruan, Nur Laily Arifiyah menegaskan jika Radar Bromo juga tidak pernah mengeluarkan paket atau bingkisan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-77.
Soal insiden yang menimpa Adim, pihaknya menyerahkan sepenuhnya dan mendukung langkah aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dan menuntaskan perkara ini agar kejadian sebenarnya bisa terungkap.
Baca Juga:Duhh! Kepala Dusun di Pasuruan Ini Digerebek Warganya Check In Dengan Selingkuhan di Villa Tretes