SuaraJatim.id - Grup legendaris asal Irlandia, Westlife, sukses menghipnotis ribuan penggemar lewat konser bertajuk “Westlife A Gala Evening in Surabaya”, Minggu (8/2/2026) malam, di Graha Unesa.
Lagu “When You’re Looking Like That” menjadi pembuka yang langsung membangkitkan semangat, mengajak penonton bernyanyi dan berdiri sejak menit pertama. Konser berdurasi sekitar dua jam itu terasa seperti perjalanan waktu bagi para penggemar lintas generasi.
Kejutan datang ketika Nicky Byrne menyapa penonton dengan bahasa Indonesia. “Piye kabare, Surabaya? Aku cinta Surabaya!” ucapnya, disambut teriakan dan gemuruh tepuk tangan yang memenuhi arena.
Tak ada jeda bagi rasa rindu. Satu per satu lagu ikonik Westlife mengalun, mulai dari “I Have a Dream”, “Hello My Love”, “Mandy”, “If I Let You Go”, hingga “Bop Bop Baby”.
Baca Juga:Ultraverse Festival 2026 Hadirkan Konser Terhubung 3 Kota dengan Layanan XL Ultra 5G+
Penonton larut, tak sedikit yang ikut bernyanyi sambil merekam momen berharga tersebut.
Puncak nostalgia terasa saat Kian Egan, Shane Filan, dan Nicky membawakan “Flying Without Wings”, “Uptown Girl”, serta “My Love”, lagu-lagu yang membesarkan nama Westlife dan menjadi soundtrack hidup banyak penggemarnya.
Emosi penonton sempat memuncak ketika konser seolah ditutup dengan “You Raise Me Up”. Namun, sorakan tak berhenti. Westlife kembali naik ke panggung dan menutup malam istimewa itu dengan “Swear It Again”, lagu debut yang seakan mengikat kenangan lama dengan momen hari ini.
Salah satu penonton asal Surabaya, Siska Hapsari, mengaku konser ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan. “Ini pengalaman yang menyenangkan. Akhirnya Westlife ke Surabaya, dan bisa nonton langsung bareng temen dan keluarga,” ujarnya dengan mata berbinar.
Sebanyak 5 ribuan lebih pasang mata menyaksikan konser Westlife, tak hanya orang dewasa yang turut melihat konser ini, beberapa remaja bahkan ikut serta menonton.
Baca Juga:Tiara Andini Bikin Penonton Jember Heboh Usai Ucapkan Ini dalam Bahasa Madura
Konser ini menjadi bukti bahwa Westlife tak sekadar bertahan oleh nostalgia, tetapi tetap relevan dan mampu menghadirkan pertunjukan penuh energi. Di Surabaya, mereka bukan hanya tampil, tapi juga meninggalkan kenangan yang akan lama dibicarakan para penggemar. ***