- Video hoaks yang diklaim Iran menembakkan rudal dari bawah laut.
- Penelusuran menunjukkan video uji coba Rusia tahun 2018.
- Klaim dikategorikan sebagai konteks salah atau misleading.
SuaraJatim.id - Narasi Iran menembakkan rudal dari bawah laut kembali ramai di media sosial setelah sebuah video beredar di platform X pada Sabtu (14/2/2026).
Unggahan tersebut menarasikan bahwa Iran menembakkan rudal dari bawah laut sebagai bagian dari kemampuan militer maritim yang disebut mengejutkan Pentagon dan kekuatan besar dunia.
Video itu diunggah akun “PPQSI” (@PPQSI_) dengan keterangan panjang yang menyebut Iran menembakkan rudal dari bawah laut dan memiliki “senjata super” sebagaimana dikaitkan dengan pernyataan Syahid Jenderal Amir Ali Hajizadeh. Narasi tersebut menimbulkan perhatian warganet dan memicu beragam respons.
Dalam unggahannya tertulis:
“Iran Dapat Menembakkan Rudal dari Bawah Laut
Iran memiliki kemampuan untuk menembakkan rudal dari bawah laut, dan Pentagon saat ini sedang mengevaluasi variabel baru dan berbahaya ini.
Iran sebelumnya telah mendemonstrasikan kemampuan menembakkan rudal dari bawah laut. Langkah ini menunjukkan kekuatan militer Iran di bidang maritim, hingga membuat kekuatan-kekuatan besar yang mengklaim diri unggul menjadi terkejut!
Pengujian rudal-rudal ini, apalagi dilakukan secara resmi, telah membuat musuh berada dalam keadaan terkejut dan takut. Maka saat persenjataan tersembunyi (yang disebut “senjata super” menurut ungkapan Syahid Jendral Amir Ali Hajizadeh) digunakan secara nyata di medan perang, berdasarkan prinsip menjaga unsur kejutan, apa yang akan mereka lakukan?”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan pemeriksaan tim Cek Fakta TurnBackHoax, ditemukan sejumlah unggahan dari sumber otoritatif dengan konteks berbeda. Salah satunya berasal dari kanal YouTube (@arctictv51) yang mengunggah video serupa pada 24 Mei 2018.
Deskripsinya menyebut “peluncuran empat rudal balistik antarbenua Bulava dari kedalaman laut” (diterjemahkan dari Bahasa Rusia).
Selain itu, terdapat artikel dari Ensonhaber serta laporan dari Naked Science yang memuat foto dan video serupa sebagai dokumentasi uji coba rudal Rusia.
Rudal yang dimaksud adalah R-30 Bulava, rudal balistik antarbenua yang diuji Rusia pada 2018 melalui peluncuran simultan dari bawah laut.
Kesimpulan
Video yang beredar bukan menunjukkan Iran menembakkan rudal dari bawah laut, melainkan rekaman uji peluncuran simultan empat rudal balistik antarbenua R-30 Bulava oleh Rusia pada 2018.
Klaim yang menyebut Iran menembakkan rudal dari bawah laut dalam video tersebut masuk kategori konteks yang salah (false context) atau hoaks.