Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia

Pakar ITS menilai desain kapal eks-Jepang perlu disesuaikan dengan karakteristik perairan Indonesia untuk cegah kecelakaan akibat gelombang tinggi.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 15 September 2026 | 18:36 WIB
Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia
Pakar hidrodinamika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Ir I Ketut Aria Pria Utama, menilai kesesuaian desain kapal dengan karakteristik perairan Indonesia perlu menjadi perhatian menyusul terbaliknya KM Virgo Transport 8 di perairan Kepulauan Masalembu, Sumenep. (Dok. Ist)
Baca 10 detik
  • Pakar ITS Prof Ketut menyoroti kesesuaian desain kapal buatan Jepang dengan perairan Indonesia setelah KM Virgo Transport 8 terbalik di Kepulauan Masalembu pada Selasa, 15 September 2026.
  • Ketut menjelaskan bahwa perbedaan karakteristik ombak serta potensi gelombang tinggi di rute terbuka Indonesia menuntut standar stabilitas dan desain kapal yang tepat.
  • Genangan air di dek akibat cuaca buruk serta muatan kendaraan yang tidak diikat dapat mengganggu stabilitas dan memicu kecelakaan kapal.

SuaraJatim.id - Pakar hidrodinamika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Ir I Ketut Aria Pria Utama, menilai kesesuaian desain kapal dengan karakteristik perairan Indonesia perlu menjadi perhatian menyusul terbaliknya KM Virgo Transport 8 di perairan Kepulauan Masalembu, Sumenep.

Guru Besar Departemen Teknik Perkapalan FTK ITS itu menyoroti aspek seakeeping, yakni kemampuan kapal menghadapi kondisi gelombang saat berlayar.

"Perlu dikritisi adalah apakah desain kapal buatan Jepang itu sesuai dan direkomendasikan untuk berlayar di lautan Indonesia dengan gelombang tinggi," kata Ketut di Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Menurut dia, karakteristik perairan Jepang berbeda dengan Indonesia. Wilayah perairan Indonesia memiliki banyak rute terbuka dengan potensi gelombang tinggi yang membutuhkan standar desain dan stabilitas kapal yang sesuai.

Baca Juga:Gubernur Khofifah Resmikan OPOP Training Center ITS Surabaya, Dongkrak Produk Pesantren Jatim

KM Virgo Transport 8 diketahui merupakan kapal roro (roll-on/roll-off) asal Jepang yang telah berusia sekitar 30 tahun. Namun, Ketut menilai usia kapal bukan faktor utama selama perawatan dilakukan dengan baik.

Ia juga mengingatkan potensi masuknya air ke badan kapal akibat cuaca buruk, gelombang tinggi, atau pintu ramp door yang tidak tertutup rapat. Air yang menggenang di dek dapat memicu efek permukaan bebas (sloshing effect) dan mengganggu stabilitas kapal.

Risiko tersebut dapat semakin besar jika kendaraan yang diangkut tidak diikat dengan benar sehingga bergeser dan mengubah titik pusat massa kapal.

Ketut menegaskan, selain aspek teknis, prosedur keselamatan dan edukasi penumpang juga penting untuk menghadapi kondisi darurat di tengah laut.

[ANTARA]

Baca Juga:Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Katalis Talenta AI SMA/SMK dari ITS Surabaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak