- Persela Lamongan ditahan imbang 1-1 oleh Deltras Sidoarjo di Stadion Surajaya pada Minggu, 11 Oktober 2026.
- Deltras berhasil mencuri satu poin meskipun bermain dengan sepuluh pemain sejak babak pertama akibat kartu merah.
- Hasil pertandingan tersebut membuat Deltras memimpin klasemen Grup B, sedangkan Persela berada di posisi kedua.
SuaraJatim.id - Persela Lamongan gagal merebut puncak klasemen sementara Grup B Pegadaian Championship 2026/2027 setelah ditahan imbang Deltras Sidoarjo 1-1 pada pekan kelima di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore.
Hasil ini terasa pahit bagi tuan rumah karena Deltras mampu mencuri satu poin meski bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama.
Persela sempat berada di atas angin setelah Juninho Cabral mencetak gol melalui titik penalti pada menit ke-51. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga akhir pertandingan.
Deltras justru menyamakan kedudukan pada menit ke-87 melalui tendangan melengkung Achmad Dwi Firmansyah yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Persela, Rafli Mahreza.
Baca Juga:Kronologi Meninggalnya Bego Sugiantoro: Tiba-Tiba Tak Sadarkan Diri Usai Fun Football
Hasil imbang tersebut membuat Persela harus puas berada di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 12 poin dari lima pertandingan. Sementara itu, Deltras tetap memimpin Grup B dengan 13 poin.
Unggul Jumlah Pemain, Persela Gagal Menambah Gol
Persela memperoleh keuntungan jumlah pemain setelah pemain Deltras, I Komang Ananta Krisna Putra, menerima kartu merah pada menit ke-37. Hukuman tersebut diberikan setelah ia menyikut gelandang Persela, Hambali Tolib.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Persela berusaha menekan pertahanan tim tamu. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-51 ketika Hambali dilanggar di kotak penalti.
Juninho Cabral yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa Persela unggul 1-0.
Baca Juga:Laga Persela Vs Persijap Ricuh, Suporter Masuk Lapangan
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dimanfaatkan Persela untuk memperlebar jarak. Deltras tetap bertahan disiplin sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik.
Strategi itu membuahkan hasil menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-87, Achmad Dwi Firmansyah mencetak gol penyama kedudukan yang mengubah skor menjadi 1-1. Persela gagal membalas hingga wasit meniup peluit panjang.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengaku kecewa karena timnya gagal mengamankan kemenangan, terlebih setelah bermain dengan keunggulan jumlah pemain.
“Tentu kecewa dan minta maaf kepada fans Persela. Ini hasil yang tidak kami inginkan, tetapi inilah sepak bola,” kata Bima seusai pertandingan.
Ia meminta para pemain menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi agar tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya. Bima juga mengingatkan anak asuhnya untuk tidak kehilangan semangat meski gagal meraih poin penuh di kandang sendiri.
Kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi pekerjaan rumah bagi Persela, terutama dalam memaksimalkan situasi ketika lawan bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit.