SuaraJatim.id - Sebanyak 20 kios yang ada di Pasar Legi, Jombang, Jawa Timur terbakar habis pada Senin (18/3/2019). Diduga kebakaran tersebut berasal dari meledaknya tabung elpiji yang berada di salah satu kios.
Seorang warga yang menyaksikan kebakaran tersebut, Hari (47) mengemukakan api muncul tiba-tiba dari salah satu warung di deretan paling timur.
Lantaran kencangnya embusan angin, membuat api membesar dan membakar lapak pedagang yang terbuat dari kayu.
Sebelumnya, para pedagang mencoba melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, api yang diharapkan padam, justru membesar.
"Rata-rata, kios yang terbakar milik pedagang buah dan gerabah," katanya seperti dilansir Beritajatim.com - jaringan Suara.com, Senin (18/3/2019) .
Untuk memadamkan api, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan sejumlah petugas.
Sementara itu, Kapolsek Jombang AKP Suparno belum berani menyimpulkan penyebab terjadinya kebakaran.
"Kerugian materiil akibat kebakaran juga masih kita hitung," ujarnya.
Berita Terkait
-
Blusukan ke Pasar Sebagai Wali Kota Solo, Momen Gibran Dapat Ucapan Selamat Pak Wapres
-
Rekomendasi 4 Pasar Tradisional Yogyakarta, Surganya Pemburu Kuliner
-
Senangnya Warga Solo Dapat Amplop dari Jokowi: Mau Beli Lauk Malah Ketemu Pak Presiden, Jadi Ikut Antre
-
Geledah Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Polisi Temukan Banyak Ruang Rahasia
-
Cari Anak Kiai Tersangka Pencabulan, Polisi Masih Sisir Pesantren Shiddiqiyyah Jombang
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa
-
CCTV Hotel Madiun Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Ini Sosoknya
-
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi
-
Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis
-
Berawal dari Laporan Orang Hilang, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Jadi Korban Pembunuhan