SuaraJatim.id - Polisi telah meringkus pasangan suami-istri lantaran terlibat dalam kasus pemerasan dengan modus berpura-pura menjadi anggota intel. Agar aksinya berjalan mulus, tersangka memanfaatkan kecantikan istrinya, Firda Mukasih (23) untuk bisa mengaet calon korbannya.
Terungkapnya kasus ini, pasutri tersebut akhirnya dibekuk polisi pada Sabtu (16/3/2019), pekan lalu.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima Yogantara menyampaikan, penangkapan berawal dari laporan warga bernama Agus Wahyudi yang menjadi korban kasus pemerasan yang dilakukan pasutri tersebut.
“Petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa 1 unit motor Vario bernopol N-3629-TBF beserta STNK, 1 unit motor Beat bernopol N-4828-TAJ, 2 buah masker dan 2 buah serum kecantikan,” kata Prima seperti dilansir Suarajatimpost.com--jaringan Suara.com, Selasa (19/3/2019).
Saat melancarkan aksinya, Kobar memanfaatkan istrinya untuk memancing calon korbannya. Kasus ini berawal setelah korban berkenalan dengan Firda lewat jejaring sosial, Facebook, Rabu (6/3/2019). Dari perkenalannya lewat media sosial itu, Firda akhirnya mengajak Agus untuk berkencan.
Setelah itu, Kobar dan rekannya berinsial S berpura-pura sebagai polisi dan berusaha menggerebek Agus saat berkencan dengan Firda. Lantaran dituduh berselingkuh dengan istrinya, Kobar pun meminta korban memberikan uang Rp 5 juta agar kasusnya itu. Tak hanya diperas, korban pun diduga dianaiaya pelaku S sehingga korban menyerahkan uang sebesar Rp 500 ribu serta motor kepada pelaku.
Sejauh ini, polisi juga masih mengejar S yang kini masih melarikan diri. Sedangkan, Kobar dan istrinya yang dibekuk kini harus meringkuk dipenjara. Keduanya dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.
"Satu lagi pelaku masih buron," kata dia.
Baca Juga: Kemenhub Gelar Inspeksi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
Berita Terkait
-
Beralih dari VCD Bajakan, Rianto Jual Hardisk Isi Video Porno Rp 2 Juta
-
Dua Dalang Kasus Pembajakan Truk Pertamina ke Istana Negara Jadi Tersangka
-
Menyentuh, Polisi Ini Sumbangkan Hatinya demi Selamatkan Bayi
-
Cabuli 3 Murid SD, Kakek Sundakir Ternyata Alami Impotensi
-
Dibawa Pedemo ke Depan Istana, Otak Pembajak Mobil Pertamina Dibekuk Polisi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi