SuaraJatim.id - Kunjungan wisatwan di Gunung Bromo, Jawa Timur dalam beberapa waktu belakangan mulai surut.
Dampak erupsi Gunung Bromo yang kerap mengeluarkan abu vulkanis tiap hari hingga membuat status Gunung Bromo meningkat dari aktif normal menjadi waspada atau (level II) menjadi salah satu penyebabnya.
Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Syarif Hidayat mengemukakan kunjungan wisatawan menurun hingga kisaran 60 persen sampai 70 persen dibandingkan sebelum erupsi.
Walau turun, jumlah wisatawan yang berkunjung ke TNBTS masih sekira 200 orang per hari.
"Masih ada 78 wisatawan yang masuk lewat Pos Cemorolawang, 84 orang lewat Coban Trisula dan 46 orang melalui Pananjakan. Berdasarkan data yang dihimpun pada Selasa, 19 Maret 2019 kemarin," katanya seperti dilansir Beritajatim.com - jaringan Suara.com, Rabu (20/3/2019).
Meski begitu, Balai Besar TNBTS mengimbau wisatawan untuk berada pada radius satu kilometer dari kawah aktif Bromo demi mengantisipasi bahaya abu vulkanik yang materialnya berupa abu dan kerikil.
"Kami mengimbau pengunjung agar menggunakan topi, kacamata, masker dan jaket saat berwisata di Bromo. Guyuran abu vulkanik masih terjadi. Erupsi terus intensif dengan volume tekanan bervariasi, tremor 0,5 milimeter sampai 3 milimeter, dominan 1 milimeter," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Puji Mental Baja Pemain Persebaya
-
Kasus Terduga Pelaku Judi Online Tewas, Lima Personel Polsek Beji Diperiksa Propam
-
Kebakaran Hebat di Blitar, Ibu Luka Bakar Parah Saat Api Tungku Menyambar Bensin