SuaraJatim.id - Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Danny Setiono mengatakan, sebelum Eko Yuswanto (32) dibunuh dan ditemukan tewas terbakar di area persawahan jagung di Dusun Manyar Sari, Desa Gunung Sari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, korban diajak pesta minuman keras (Miras) di salah satu rumah terduga pelaku.
Setelah itu, Eko dibekap dengan bantal hingga tidak bernafas.
"Setelah mengajak korban melakukan pesta minuman keras di salah satu rumah terduga pelaku, Korban dibekap oleh salah satu terduga pelaku dengan bantal hingga korban tidak bisa bernafas," ujar Sigit, Selasa (14/5/2019).
Setelah korban meninggal, para pelaku kata Sigit, dengan keji memukuli korban menggunakan benda tumpul di bagian muka.
"Setelah dibekap, korban juga dipukul menggunakan benda tumpul di bagian muka," kata Sigit.
Sebelumnya, motif pembunuhan Eko Yuswanto (32) mulai menemukan titik terang. Pembunuhan diduga ditengarai dendam lama perselisihan antara keluarga Eko Yuswanto dengan keluarga terduga pelaku Priono (38).
Informasi di lapangan menyebutkan, dua tahun yang lalu, anak kandung Eko Yuswanto sempat berselisih dengan anak dari Priono. Namun perselisihan itu redah.
Di waktu yang lain, perselisihan berganti antara istri Eko Yuswanto dengan istri Priono. Cek-cok mulut sering terjadi hingga istri Priono sakit hati.
Dendam pun tak terelakkan. Dari cek-cok tersebut, Priono menyimpan dendam hingga membunuh Eko Yuswanto.
Baca Juga: Mayat yang Terbakar di Area Perkebunan Jagung Berjenis Kelamin Laki-laki
"Untuk sementara motif pembunuhan dilatarbelakangi dari perselisihan antar istri pelaku dan korban," terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Mahasiswa Unair Desak Pemerintah Jalankan 7 Tuntutan Ekonom
-
Perbankan Nasional Masih Mampu Jalankan Peran sebagai Penggerak Ekonomi dari Penyaluran Kredit
-
BRI Consumer Expo 2026: Suku Bunga Ringan dan Promo Menarik untuk Semua
-
Khofifah Salurkan Bansos Rp2,27 Miliar di Probolinggo, Dorong Kemandirian dan Kurangi Kemiskinan
-
Outing Class Berubah Kelam: Saat Ombak Pantai Pangi Seret 3 Santri, 1 Dinyatakan Hilang