SuaraJatim.id - Polisi menemukan dua kardus berisi fotokopi dokumen C1 hasil rekapitulasi hasil Pemilu 2019 dari berbagai daerah, di dalam bus rombongan massa yang diduga akan mengikuti aksi 22 Mei 2019 di gedung KPU Pusat.
Dua kardus berisi dokumen-dokumen yang berkaitan dengan Pemilu 2019 itu, disita sebagai barang bukti.
Berdasarkan informasi yang terhimpun oleh Madiunpos.com—jaringan Suara.com, untuk fotokopi C1 ada sebanyak 1.395 lembar; fotokopi DA 1 sebanyak 42 lembar; fotokopi DAA 1 sebanyak 334 lembar; dan fotokopi DB 1 sebanyak 2 lembar.
Kapolres Madiun Ajun Komisaris Besar Ruruh Wicaksono mengatakan, petugas merazia dua bus berisi 87 orang yang diduga akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi 22 Mei. Saat pemeriksaan bagasi bus, petugas menemukan dua kardus berisi fotokopi form C1.
"Saya konfirmasi ini untuk apa. Terus kami sita dan kami mintakan keterangan," kata dia kepada wartawan di GOR Tunggal Panaluan Polres Madiun, Selasa (21/5/2019).
Dia menuturkan, dokumen yang ada di dalam kardus sebanyak 14 bendel. Sedangkan jumlah dokumen-dokumen tersebut 1.784 lembar.
Dokumen-dokumen tersebut berasal dari berbagai daerah seperti Kediri, Tulungagung, Madiun, Trenggalek, Blitar, dan Nganjuk. Namun, mereka tidak tahu asal-usul dua kardus berisi C1 tersebut.
Berita Terkait
-
Dahnil: Jika Polisi Menghalangi dan Mengancam, Tindakan Inkonstitusional
-
BPN: Tak Ada Instruksi, Aksi 22 Mei Berangkat dari Pribadi Pendukung
-
Siaga Satu, Polda Jabar dan Banten Cegah Massa Aksi 22 Mei Masuk ke Jakarta
-
Setara Institute Nilai Aksi People Power ke Jalan Cacat Prosedural
-
Antisipasi Chaos 22 Mei, Polri Siagakan Tim Anarkis Berpeluru Tajam
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo